nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bareskrim Diminta Tangguhkan Penahanan Pendiri Negara Rakyat Nusantara

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 31 Januari 2020 14:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 31 337 2161258 bareskrim-diminta-tangguhkan-penahanan-pendiri-negara-rakyat-nusantara-rBHWb1q6C8.jpg Nandang Wira Kusumah, kuasa hukum Yudi Syamhudi Suyudi di Bareskrim (Okezone.com/Putera)

JAKARTA – Kuasa hukum dan keluarga dari Yudi Syamhudi Suyudi, pendiri sekaligus Presiden Negara Rakyat Nusantara, mengajukan permohonan penangguhan penahanan ke Bareskrim Polri. Yudi Syamhudi ditahan penyidik Bareskrim usai ditangkap atas dugaan melakukan tindak pidana makar.

Kuasa hukum Yudi Syamhudi, Nandang Wira Kusumah mengatakan, pengajuan penangguhan penahanan didasari karena beberapa hal, salah satunya Yudi adalah seorang kepala keluarga yang harus menanggung biaya keluarga.

"Yudi ini kan mantan dosen, alasan-alasannya mungkin juga dia sebagai kepala keluarga, ada yang harus ditanggung. Kemudian juga dia ada kerjaan juga yang dia harus urus," kata Nandang di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2020).

 Ilustrasi

Nandang menjamin kliennya akan kooperatif jika nantinya dipanggil penyidik guna diperiksa lanjutan.

"Mungkin itu beberapa alasan sehingga kita mengajukan penangguhan penahanan. Dan yang penting kita kooperatif, kapan pun kami dipanggil 24 jam selalu siap," papar Nandang.

Baca juga: Pendiri Negara Rakyat Nusantara Ditangkap karena Diduga Makar

Sementara Hartsa Mashirul yang merupakan teman Yudi mengatakan, pasal tindak pidana makar yang dituduhkan terhadap Yudi tak terbukti. Meskipun tak puas dengan hasil penyelidikan polisi, pihaknya akan menjalankan proses hukum yang dijalani.

"Di sini kami datang menyampaikan rasa tidak puas hasil pemeriksaan kemarin ya, namun kami sesuai prosedur hukum sebagai warga negara yang baik kita sampaikan proses ini harus kita lalui," kata Mashirul yang merupakan pendiri Sekretariat Kampanye UNWCI Indonesia.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini