Pendiri Negara Rakyat Nusantara Ditangkap karena Diduga Makar

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 31 Januari 2020 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 31 337 2161135 pendiri-negara-rakyat-nusantara-ditangkap-karena-diduga-makar-2CjXiNuiSp.jpg Viral Negara Rakyat Nusantara Ingin NKRI Dibubarkan (foto: Youtube/Ist)

JAKARTA - Bareskrim Polri menangkap Yudi Syamhudi Suyudi seorang yang mengaku pendiri sekaligus Presiden Negara Rakyat Nusantara. Tersangka diciduk lantaran diduga melakukan tindak pidana makar.

"(Ditangkap) karena makar dan atau menyebarkan berita bohong," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Baca Juga: Viral Negara Rakyat Nusantara Ingin NKRI Dibubarkan, Ini Faktanya 

Viral Negara Rakyat Nusantara Ingin NKRI Dibubarkan (foto: Youtube/Ist)

Argo menjelaskan penangkapan itu berdasarkan adanya laporan ke Bareskrim Polri dengan Nomor: LP/B/0041/I/2020/Bareskrim, tanggal 22 Januari 2020.

Adapun pernyataan Yudi yang diduga makar dan menyebarkan berita bohong adalah 'Negara Rakyat Nusantara adalah negara yang sedang kita perjuangkan yang mewakili rakyat-rakyat bangsa-bangsa nusantara yang sebelumnya sudah ada sebelum NKRI'.

'Mengajak untuk membubarkan NKRI dan akan menggantikan dengan negara rakyat nusantara. NKRI sekarang sudah mengalami kebuntuan dan sangat kritis kalo bisa dibilang sistem NKRI sistem yang telah membusuk. Kami nyatakan mau tidak mau dengan pikiran yang jernih dan hati yang besar kita harus merelakan membubarkan NKRI'.

Baca Juga: 'Raja' Toto Santoso Akui Keraton Agung Sejagat Fiktif 

Viral Negara Rakyat Nusantara Ingin NKRI Dibubarkan (foto: Youtube/Ist)

Argo menambahkan, polisi menyita sejumlah barang bukti dalam penangkapan tersebut. Di antaranya, satu Flashdisk berisi rekaman video TSK, satu Hanphone dan screenshoot video.

Atas perbuatannya, tersangka disangka melanggar Pasal 110 KUHP Jo Pasal 107 KUHP Jo Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 207 KUHP dan atau Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini