nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Komisi III DPR Akan Tanya Dasar Pencopotan Ronny Sompie ke Menkumham di Raker Pekan Depan

Fahreza Rizky, Jurnalis · Kamis 30 Januari 2020 06:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 30 337 2160413 komisi-iii-dpr-akan-tanya-dasar-pencopotan-ronny-sompie-ke-menkumham-di-raker-pekan-depan-UjLKs38SXc.JPG Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Komisi III DPR akan mengonfirmasi Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly soal pencopotan Dirjen Imigrasi Kemenkumham, Ronny Franky Sompie. Kalangan Parlemen menilai bahwa pencopotan Ronny dari jabatannya itu harus dijelaskan gamblang ke publik.

"Saya melihat ada sesuatu yang harus dijelaskan. Apa duduk permasalahannya Sompie dicopot. Kinerjanya cukup baik, tapi usernya tetap Menkumham. Kalau enggak sejalan dengan Menkumham ya gimana," kata anggota Komisi III DPR, Achmad Dimyati Natakusumah saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga mantan Bupati Pandeglang itu menilai ada sesuatu yang tidak sesuai harapan sehingga Yasonna menonaktifkan mantan perwira tinggi Polri tersebut.

"Ada sesuatu yang tidak sesuai harapan pimpinannya kalau saya lihat. Nanti kalau rapat kerja (dengan Menkumham) akan kita tanyakan apa dasar pencopotannya," imbuh Dimyati.

Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly telah menonaktifkan Dirjen Imigrasi Kemenkumham, Ronny Franky Sompie dari jabatannya. Ini disebabkan karena adanya delay informasi terkait keberadaan buronan kasus korupsi Harun Masiku.

Pihak Imigrasi mulanya menyebut Harun Masiku berada di luar negeri sejak Senin 6 Januari 2020 atau dua hari sebelum KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Harun Masiku

Harun Masiku (Foto: Ist)

Saat itu, pihak Imigrasi memastikan belum ada data perlintasan Harun Masiku kembali ke Indonesia pasca terjadinya operasi senyap lembaga antirasuah.

Namun belakangan, Imigrasi menyebut mantan caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu telah berada di Indonesia pada 7 Januari 2020 atau sehari sebelum KPK melakukan OTT terhadap Wahyu Setiawan.

Ronny Sompie mengakui ada delay time terkait data perlintasan Harun Masiku. Sehingga, terjadi simpang siur informasi terhadap keberadaan buronan KPK tersebut.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini