nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PKS Ingin Omnibus Law Ditangani Secara Baik dan Tidak Serampangan

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 29 Januari 2020 16:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 29 337 2160204 pks-ingin-omnibus-law-ditangani-secara-baik-dan-tidak-serampangan-8bWsABTdgv.jpg Presiden PKS Sohibul Iman bertemu dengan Ketum Partai Nasdem Surya Paloh (Foto : Okezone.com/Achmad)

JAKARTA - Pertemuan antara Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh, salah satunya membahas omnibus law. Mereka sepakat omnibus law harus ditangani secara baik.

"Terkait dengan omnibus law. PKS berpandangan ini adalah sesuatu yang sangat penting dan karena itu menangani masalah omnibus law harus betul-betul ditangani secara baik. Tidak boleh serampangan," ujar Sohibul Iman di Gedung DPP Partai NasDem, Jalan RP Soeroso, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/1/2020).

Pasalnya, kata Sohibul, omnibus law merupakan 79 undang-undang yang dijadikan satu. Tentunya, akan banyak perubahan-perubahan di dalamnya.

"Bayangkan 79 undang-undang kemudian disatukan menjadi omnibus law. Tentu ini akan menimbulkan sesuatu yang luar biasa," ungkapnya.

Karena itu, PKS meminta Surya Paloh, sebagai anggota koalisi pemerintahan, agar berhati-hati dan memastikan tidak kembali ada draf yang abal-abal tersebar ke publik.

"Saya sampaikan, tolong pemerintah di dalam menggulirkan omnibus law ini perlu betul-betul ekstra hati-hati. Dikelola dengan baik, jangan sampai drafnya belum disampaikan kepada DPR tapi kemudian muncul draf yang sulit dipertanggungjawabkan," ungkapnya.

Baca Juga : PKS Usul Pembentukan Pansus Hak Angket Kasus Jiwasraya

PKS, kata Sohibul, tidak mau terjebak pada sesuatu yang sifatnya hoaks yang beredar tidak jelas sumbernya.

"Maka kedatangan kami ke sini adalah salah satunya kami bertanya langsung kepada Bang Surya Paloh minta penjelasan, karena kami memandang omnibus law ini sangat penting dan sensitif jika tidak dikelola dengan baik," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini