nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PKS Usul Pembentukan Pansus Hak Angket Kasus Jiwasraya

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 29 Januari 2020 16:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 29 337 2160188 pks-usul-pembentukan-pansus-hak-angket-kasus-jiwasraya-oHWEhOLzkm.jpg Ilustrasi Jiwasraya (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menginginkan agar permasalahan kasus dugaan korupsi yang merugikan negara di asuransi PT Jiwasraya (Persero) dapat diselesaikan juga melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus) hak angket.

Ketua Fraksi PKS di DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan, keinginan pembentukan Pansus angket dalam kasus Jiwasraya sudah disepakati 50 anggota DPR Fraksi PKS.

"PKS mengusulkan Pansus hak angket kasus Jiwasraya, dan seluruh anggota fraksi PKS 50 orang lengkap sudah tanda tangan," tegas Jazuli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Jazuli menenkankan, keinginan partainya untuk membentuk pansus hak angket bukanlah sebuah upaya menjatuhkan pemerintah dan mencari kambing hitam. Tetapi, ingin mengungkap secara mendalam dan transparan terkait kerugian terhadap asuransi pelat merah ini.

"Kami ingin mengungkapkan ini persoalannya sesungguhnya seperti itu, agar perusahaan-perusahaan sejenis yang menghimpun dana rakyat tidak mengalami hal yang sama," kata Jazuli.

Meski begitu Jazuli mengakui pembentukan Pansus tidak hanya bisa dilakukan oleh satu fraksi saja. Karenanya dia berharap fraksi-fraksi lainnya juga sepakat dengan langkah mereka.

Baca Juga : Diperiksa KPK 5 Jam, Muhaimin Iskandar Dicecar Banyak Pertanyaan

"Oleh karena itu Fraksi PKS usulkan bentuk pansus tapi Fraksi PKS juga sadar dalam Parlemen ini prinsip demokrasi yang berlaku suara terbanyak tapi usulan ini tetap berjalan," ucapnya.

Sekedar informasi, saat ini DPR telah membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait kasus Jiwasraya. Panja tersebut berada di komisi III, komisi VI, dan Komisi XI. PKS sendiri telah mengirim dua nama kadernya untuk masuk dalam Panja Komisi VI DPR. Mereka adalah Amin AK dan Nevi Zuariana.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini