nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tangkap Pelaku yang Tipu Putri Arab Rp512 Miliar di Bali

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Rabu 29 Januari 2020 16:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 29 337 2160171 polisi-tangkap-pelaku-yang-tipu-putri-arab-rp512-miliar-di-bali-ApchzlTLu5.jpg Kabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra (Foto: Okezone.com/Muhamad Rizky)

JAKARTA - Polisi menangkap EA, tersangka penipuan terhadap putri Arab Saudi, Princess Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud, sebanyak Rp512miliar.

"Perkembangan yang terkini lagi adalah tersangka EA sudah ditangkap dan resmi dilakukan penahanan hari ini," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020).

Asep menjelaskan, pihaknya masih memburu tersangka lainnya berinisial EMC. Bersama EA, EM diduga ikut berperan langsung dalam praktik penipuan itu. "Sementara satu lagi tersangka EM masih dalam pencarian," ujar Asep.

Sebelumnya, Putri Arab, Princess Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud menjadi korban penipuan oleh seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial EMC alias Evie dan EA alias Eka sekitar USD36 juta atau Rp512 miliar lebih.

Baca Juga: Begini Modus ASN Gadungan Tipu Belasan Mahasiswa di Makassar

Princess Lolowah Foto iNews/Dayan.org

Dalam hal ini, korban telah mengirimkan uang sebesar USD36.106.574,84 atau sebesar Rp505.492.047.760 sejak 27 April 2011 sampai 16 September 2018.

Uang itu untuk pembelian tanah dan pembangunan Villa Kama dan Amrita Tedja di Jalan Pura Dalem, Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali. Namun, pembangunan belum selesai hingga 2018.

Berdasarkan perhitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Ni Made Tjandra Kasih, nilai bangunan Villa Kama dan Amrita Tedja tak sesuai dengan yang dijanjikan.

Kemudian, tanah dan villa tersebut akan di balik nama atas nama perusahaan PT Eastern Kayan. Namun, sampai sekarang tanah dan villa masih atas nama tersangka.

Pelaku juga menawarkan sebidang tanah kepada korban seluas 1.600 M2 di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali yang seolah-olah tanah tersebut dijual pemiliknya.

Korban akhirnya mengirimkan uang USD500.000 kepada tersangka. Setelah dikonfirmasi, ternyata tanah tersebut tak pernah dijual pemiliknya.

Baca Juga: Putri Arab Saudi Ditipu hingga Setengah Triliun di Bali

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini