7 Fakta Penting Virus Korona yang Wajib Diketahui

Maulidia, Okezone · Rabu 29 Januari 2020 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 29 337 2160138 7-fakta-penting-virus-korona-yang-wajib-diketahui-wJSUCwffir.jpg Foto: Okezone.com

JAKARTA - Belakangan ini, Indonesia dihebohkan oleh mewabahnya virus korona, salah satu virus yang mematikan asal Kota Wuhan, China. Virus yang memiliki nama resmi 2019nCoV Corona dikabarkan telah memakan korban mencapai 106 orang, dan jumlahnya pun terus meningkat hingga saat ini.

Berikut fakta-fakta pentig tentang kasus virus korona yang telah dirangkum Okezone dari berbagai sumber:

1. Virus menyerang sistem pernapasan

Virus korona merupakan virus berbahaya dan mematikan. Korona memiliki perbedaan dibandingkan virus lainnya, yakni virus korona mempunyai kemampuan untuk memberikan dampak fatal bagi pengidapnya. Tingkat bahaya dari virus ini apabila telah masuk ke dalam paru-paru.

Akibatnya, bisa merusak kinerja paru-paru yang menyebabkan pneumonia, yaitu peradangan akibat virus serta mikroorganisme lain. Selain itu, pertukaran oksigen menjadi sulit dan pengidapnya akan mengalami kegagalan pernapasan.

2. Virus bisa muncul tanpa gejala

 

Para ahli kesehatan medis masih meneliti lebih lanjut mengenai virus korona yang telah menyebar di berbagai negara. Sebagian besar gejala awal dirasakan seperti batuk, flu, demam, dan sesak napas. Namun, menurut dokter kesehatan yang melakukan penelitian di Hong Kong, orang yang terkena virus korona bisa saja sakit tanpa gejala umum seperti pengidap sebelumnya.

Tim peneliti telah melakukan observasi pada 6 anggota keluarga yang melakukan perjalanan ke Cina pada 15-16 Januari. Salah satu dari 6 anggota keluarga diketahui tidak melakukan perjalanan ke China dan tidak menujukkan gejala terjangkit virus corona. Namun, saat melakukan pemeriksaan paru-paru terlihat ada gangguan pernapasan yang dialami. Padahal, ia tidak mengalami gejala umum seperti demam, flu, dan batuk.

3. Sulit bertahan di luar tubuh manusia

Virus korona memiliki sifat host specific, yaitu menyebar dari manusia ke manusia dengan cara penularan langsung melalui bersin ataupun batuk.

Virus korona tidak akan stabil ketika berada di udara dan hanya bisa bertahan selama 3 jam saja hingga penularan melalui udara kecil dapat memungkinkan. Oleh karena itu, pencegahan penyebaran virus ini penting dilakukan dari diri sendiri.

5. Virus korona disebabkan oleh ular

 

Diketahui virus korona ditularkan oleh ular kepada manusia. Menurut penasehat kesehatan dari pemerintah China, Zhong Nanshan, virus tersebut ditularkan melalui musang dan tikus dan pusat penjualan satwa liar secara ilegal, di kota Wuhan yang diduga awal dari penyebab penularan virus korona.

 

6. Mirip dengan SARS dan MERS-CoV

 

Coronavirus salah satu virus yang dapat menyebabkan penyakit gangguan pernapasan. Corona diketahui dapat menular dari hewan ke manusia. Misalnya, SARS yang diyakini telah ditularkan oleh musang ke manusia kemudian Mers tertular dari unta ke manusia.

Sebagian besar orang yang terinfeksi virus korona akan mengalami gejala ringan hingga sedang. Namun, dalam beberapa kasus yang dialami, virus korona dapat menyebabkan penyakit saluran pernapasan bawah seperti pneumonia dan bronkitis.

Pada umumnya, coronavirus dikenal sebagai Coronavirus Sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan Coronavirus Sindrom pernapasan akut (SARS-Cov) yang keduanya diketahui menyebabkan gejala yang lebih parah.

7. Penanganan dari virus korona

 

Para ahli kesehatan mengimbau untuk tidak melakukan kontak langsung dengan orang yang sudah terinfeksi virus dan menghindari dari hewan mati atau hidup. Kita juga dianjurkan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik.

Jika mulai terinfeksi oleh virus, dapat mengambil langkah yang tepat agar tidak menularkannya kepada orang lain dengan cara mengisolasi diri sendiri di rumah, menjauhkan diri dari orang lain di rumah, upayakan selalu mengenakan masker wajah, dan menutup mulut saat batuk dan bersin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini