Luthfi Demonstran Pembawa Bendera Ngaku Dianiaya, 5 Penyidik Polres Jakbar Diperiksa

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 29 Januari 2020 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 29 337 2159999 luthfi-demonstran-pembawa-bendera-ngaku-dianiaya-5-penyidik-polres-jakbar-diperiksa-JaTfUj10Sk.jpg Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Adi Saputra. (Foto : Okezone.com)

JAKARTA – Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra, mengungkapkan pihaknya telah memeriksa lima penyidik Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) terkait pengakuan Luthfi Alfiandi (20), demonstran yang membawa bendera merah putih saat aksi tolak RKUHP di Gedung DPR RI pada 30 September 2019.

Dalam persidangan, Luthfi mengaku mendapatkan perlakuan tak menyenangkan dari polisi saat diperiksa Polisi pun telah membentuk tim mendalami pernyataan tersebut.

"Tim bekerja melakukan pemeriksaan, baik internal atau eksternal. Secara keseluruhan sudah 5 penyidik dari Polres Jakarta Barat yang diperiksa terkait perkara ini," kata Asep di PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020).

Luthfi pembawa bendera merah putih saat demo di DPR jalani sidang perdana (Foto : Okezone.com/Sarah Hutagaol)

Untuk mendalami hal itu, polisi akan meminta keterangan dari Lutfi terkait pengakuan tersebut. Hal itu akan dijadikan proses pencarian fakta.

"Tim juga minta keterangan saudara Luthfi. Semua berproses mencari fakta hukum yang sebenarnya," ucap Asep.


Baca Juga : Luthfi Demonstran Pembawa Bendera Merah Putih Siap Hadapi Tuntutan Jaksa

Sebelumnya, dalam persidangan, Lutfi mengaku dipaksa polisi mengakui melempar batu ke aparat kepolisian. Selain dipukul, Lutfi mengaku disetrum polisi agar mengakui perbuatannya tersebut.

Dalam perkara ini, Luthfi didakwa melawan polisi saat aksi tolak RKUHP di depan Gedung DPR pada 30 September 2019. Lutfi, disebut jaksa, melakukan kekerasan kepada polisi yang berjaga di depan Gedung DPR.


Baca Juga : Luthfi Demonstran Pembawa Bendera Merah Putih Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini