Keberadaan Harun Masiku Belum Terlacak, KPK: Hanya soal Waktu

Rabu 29 Januari 2020 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 29 337 2159947 keberadaan-harun-masiku-belum-terlacak-kpk-hanya-soal-waktu-oBDTsxEHxl.jpg Jubir KPK Ali Fikri (foto: Ari/Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tetap berkomitmen terus memburu buron tersangka kasus suap Harun Masiku terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan (WSE). KPK bekerjasama denga seluruh kepolisian di daerah untuk mencari jejak keberadaan bekas politisi PDI Perjuangan itu.

Dalam sebuah dialog di salah satu stasiun televisi swasta, Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, hingga kini KPK belum mampu melacak keberdaan Harun Masiku, yang kabarnya sudah berada di Indonesia. Baginya, semua hanya soal waktu.

"Bagi kami semua adalah waktu. Ketika kami menangkap Nazaruddin di Kolombia butuh waktu juga. Sekarang juga butuh waktu juga untuk menangkap bersangkutan (Harun Masiku)," ujar Ali Fikri.

Meski begitu, KPK tidak akan berhenti untuk terus mencari jejak keberadaan Harun hingga ke daerah-daerah dengan bekerjasama ke pihak kepolisian. (Baca Juga: KPK Terus Buru Keberadaan Harun Masiku hingga ke Pelosok Daerah)

"Tentu kalau kami sudah tahu, kami kejar, dan kami tangkap. Sampai hari ini kami terus melakukan pengejaran dengan kepolisian. Kami mencari keberadaan bersangkutan sampai daerah-daerah. Sampai malam hari ini belum mendapatkan bersangkutan," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengungkapkan sampai saat ini, Polri dan KPK masih mengendus keberadaan Harun Masiku.

"Sampai hari ini status pencarian Harun Masiku masih penyelidikan. Segala daya upaya kami maksimalkan untuk ketahui keberadaan yang bersangkutan," kata Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Di sisi lain, Asep menekankan, pihaknya telah berupaya maksimal membantu penyidik lembaga antirasuah dalam melakukan pengejaran terhadap eks caleg PDIP tersebut.

(Baca Juga: Menkumham Copot Dirjen Imigrasi terkait Kasus Harun Masiku)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini