Panja Komisi Hukum DPR Mulai Susun Agenda Pengusutan Kasus Jiwasraya

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 29 Januari 2020 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 29 337 2159820 panja-komisi-hukum-dpr-mulai-susun-agenda-pengusutan-kasus-jiwasraya-N2aczu6ShI.JPG Anggota Komisi III DPR RI, Taufik Basari (Foto: dpr.go.id)

JAKARTA - Komisi Hukum DPR mulai menyusun agenda Panitia Kerja (Panja) untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asuransi Jiwasraya.

"Kita sudah bentuk Panja, masing-masing fraksi sudah mengirimkan nama-namanya. Sekarang kita lagi menyusun agenda kerja," kata anggota Komisi Hukum DPR, Taufik Basari kepada Okezone, Rabu (29/1/2020).

Sekadar informasi, sejauh ini terdapat tiga Panja kasus Jiwasraya di DPR. Namun yang sudah lebih dahulu "tancap gas" adalah Komisi VI DPR yang membidangi urusan BUMN.

Pria yang akrab disapa Tobas itu menjelaskan, Panja Komisi Hukum DPR sudah memiliki daftar nama yang akan dipanggil untuk dimintai keterangannya terkait kasus yang disinyalir merugikan keuangan negara hingga Rp13,7 triliun tersebut.

"Sudah ada di kita ini daftar dari pihak-pihak yang akan kita panggil untuk minta keterangannya. Sekarang tinggal waktunya saja dari daftar tersebut, kita susun disesuaikan dengan Komisi III," jelas politikus Partai NasDem itu.

Baca juga: Hari Ini Panja Komisi VI Panggil Pakar Terkait Kasus Jiwasraya

Tobas menuturkan, Panja Komisi Hukum DPR menargetkan proses hukum kasus ini bisa berjalan dengan baik dan transparan. Dengan demikian, duduk perkara peristiwa ini semakin terang-benderang dan pelakunya bisa dihukum setimpal.

"Pertama, target kita proses hukum bisa berjalan dengan baik, tidak ada seseorang pun yang ditutupi dan kemudian semuanya terbongkar, semua peran bisa bertanggung jawab," kata dia.

Ilustrasi Jiwasraya

"Kita berharap Kejagung bisa berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk BUMN, dalam rangka memberi informasi untuk membantu pemerintah bisa memulihkan keadaan dan menjamin hak-hak nasabah untuk dapat dikembalikan," tuturnya.

Baca juga: Jaksa Agung Sebut Bakal Ada Tersangka Baru Korupsi Jiwasraya

Dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asuransi Jiwasraya, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Mereka yang dijadikan tersangka itu adalah eks Dirut PT Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan, Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro, Presdir PT TRAM Heru Hidayat, dan eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini