Jokowi Ingin Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Ditingkatkan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 28 Januari 2020 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 28 337 2159597 jokowi-ingin-literasi-dan-inklusi-keuangan-masyarakat-ditingkatkan-yGIsZFJoQW.jpg Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin (Foto: Dok. Biro Pers)

Selain itu, melihat tingkat penetrasi layanan internet yang relatif tinggi di Indonesia, Presiden meminta agar layanan keuangan juga difokuskan pada layanan digital berbasis internet. Menurutnya, layanan teknologi finansial (tekfin) yang disediakan perbankan dapat menjadi alternatif pembiayaan yang cepat dan mudah.

"Ini harus terus dikembangkan karena kita ingat negara kita merupakan negara kepulauan sehingga kita perlukan layanan keuangan digital yang berbasis internet," tuturnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai, potensi pengembangan industri keuangan nonbank yang dapat dikembangkan lebih pesat di masa mendatang.

Ia pun menginstruksikan dilakukannya pendalaman terhadap sektor tersebut seperti asuransi, pasar modal, pegadaian, dana pensiun, dan lain sebagainya sehingga ketahanan perekonomian nasional dapat tertolong oleh pendanaan dari investor-investor domestik.

Tak kalah penting, perlindungan bagi nasabah atau konsumen yang menimbulkan rasa aman dan nyaman dalam menggunakan layanan keuangan patut dijaga dan terus ditingkatkan.

"Kepercayaan masyarakat merupakan hal yang penting dan mutlak bagi keberlangsungan industri jasa keuangan," tandasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini