nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Papua Dalami Kasus Penganiayaan Warga Sipil saat Kontak Tembak dengan KKB

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 28 Januari 2020 14:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 28 337 2159488 polda-papua-dalami-kasus-penganiayaan-warga-sipil-saat-kontak-tembak-dengan-kkb-72jHZfXuiN.jpg Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw (foto: Okezone)

JAKARTA - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengungkapkan bahwa pihaknya masih mengusut kontak senjata antara aparat dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Jupara, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Minggu 26 Januari 2020.

Paulus menyebut, pihaknya juga sedang mendalami adanya informasi yang diduga seorang warga sipil telah dianiaya oleh kelompok bersenjata tersebut.

Baca Juga: TNI-Porli Terlibat Kontak Tembak di Intan Jaya, Satu Anggota KKB Tewas 

"Iya, ini ada juga yang sedang kami dalami, karena mereka juga menganiaya masyarakat sipil," kata Paulus di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020).

Kelompok Kriminal Bersenjata (foto: Ist) 

Menurut Paulus, pihaknya masih berupaya melakukan evakuasi para pekerja di lokasi kontak tembak. Kondisi geografis menjadi kendala tersendiri dalam proses tersebut.

"Ada yang kerja di perusahaan itu, kita sedang evakuasi, nanti kepastiannya akan saya berikan laporan setelah evakuasi. Itu jauh dari Ibu Kota Paniai ke Sugapao, itu agak jauh, kecamatannya terpencil dan tidak ada hubungan komunikasi. Tapi maksud saya ya itulah fakta bahwa mereka terus menunjukkan eksistensi mereka, kami tangani terus," papar Paulus.

Sebelumnya Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menyebut, peristiwa itu terjadi sekira pukul 12.08 Wita. Dalam kontak tembak tersebut satu anggota KKB tewas.

"Dari kontak senjata ini satu KKB meninggal dan satu lagi diserahkan oleh masyarakat kepada aparat keamanan," ujar Asep terpisah.

Baca Juga: Kronologi Penyergapan Komandan KKB Papua hingga Tewas Ditembak 

Asep meralat informasi yang beredar di media massa sebelumnya yang menyebutkan dua anggota KKB tewas. Dia menegaskan hanya satu yang meninggal.

"Jadi bukan dua yang meninggal, saya luruskan satu. Satu lagi diamankan oleh masyarakat lalu diserahkan ke kepolisian," ungkapnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini