nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fasilitas Kesehatan Indonesia Memadai Atasi Virus Korona

Selasa 28 Januari 2020 09:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 28 337 2159329 fasilitas-kesehatan-indonesia-memadai-atasi-virus-korona-Pt9iegTuG9.jpg Ilustrasi rumah sakit. (Foto: Dok Okezone)

Fasilitas Memadai

Di antara kasus terbaru juga termasuk di Bandung, Jawa Barat, di mana pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan terkait virus korona, sedang menunggu hasil tes dari dua pasien yang sedang diobservasi. Salah satu dari pasien itu termasuk seorang warga negara China yang sedang dirawat di ruang isolasi di RSHS Bandung.

"Pasien tersebut karena datang tanggal 12 Januari 2020 dari sebuah kota di Tiongkok (China), Shicuan, yang jaraknya itu 1.300 kilometer dari Wuhan. Jadi karena ada riwayat ke sana dan takut ada kontak sehingga masuk ke Ruang Isolasi Infeksi Khusus Kemuning RSHS," kata Direktur Utama RSHS Nina Susana Dewi kepada Yuli Saputa untuk BBC News Indonesia, Senin 27 Januari 2020.

Baca juga: Cegah Virus Korona, Diimbau Tidak Makan Kelelawar dan Hewan Liar Lain 

Ia menyatakan kesiapan rumah sakit dalam penangan virus korona jika terkonfirmasi. RSHS sebelumnya telah berpengalaman menangani kasus infeksi menular, seperti MERS CoV, flu burung, dan SARS yaitu penyakit pernapasan yang juga diakibatkan oleh virus termasuk keluarga korona.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung di Kemenkes Wiendra Waworuntu memastikan sejumlah rumah sakit rujukan memiliki fasilitas memadai serta berpengalaman menangani sejumlah penyakit menular yang menjadi perhatian global sebelumnya itu.

"Bagaimana mulai mengambil spesimen untuk diuji Badan Litbang Kemenkes hingga nanti di-declare itu ada. Nanti kalau masuk probable sampai dengan menjadi confirm itu juga punya SOP. Kalau sudah confirm akan masuk (ruang isolasi) tekanan negatif," ujar Wiendra.

Baca juga: Masyarakat Diminta Kurangi Interaksi dengan Hewan Liar untuk Cegah Virus Korona 

Ketua Departemen Epidemiologi di Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono berpendapat bahwa Indonesia siap menangani kasus korona jika ada pasien yang terkonfirmasi terjangkiti jenis baru virus itu.

Walau demikian, tambah Miko, efektivitas kemampuan fasilitas kesehatan di Indonesia juga terbatas pada jumlah tertentu.

"Dari 100 rumah sakit, paling banyak rata-rata masing-masing merawat tiga pasien, jadi sekitar 300 pasien yang mampu di rawat di rumah sakit isolasi itu," kata Miko melalui sambungan telepon, Senin 27 Januari 2020.

Lebih lagi, tambah Miko, jika jumlah pasien terus bertambah, ada kemungkinan pihak rumah sakit mengalami kekurangan peralatan bagi petugas kesehatan, seperti pakaian pelindung.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini