nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masyarakat Diminta Kurangi Interaksi dengan Hewan Liar untuk Cegah Virus Korona

Selasa 28 Januari 2020 08:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 28 337 2159316 masyarakat-diminta-kurangi-interaksi-dengan-hewan-liar-untuk-cegah-virus-korona-koHjmLqJsL.jpg Ilustrasi kelelawar. (Foto: Awf)

KETUA Umum Asosiasi Dokter Hewan Satwa Liar, Aquatik, dan Hewan Eksotik Indonesia Dokter Huda Darusman menyarankan pemerintah untuk segera mengimbau masyarakat mengurangi interaksi dengan kelelawar dan hewan liar lainnya.

Hal itu perlu, kata dia, karena hewan liar mungkin menyimpan virus yang berbahaya bagi manusia.

Baca juga: Cegah Virus Korona, Diimbau Tidak Makan Kelelawar dan Hewan Liar Lain 

Huda menambahkan, tak hanya diimbau tidak memakan, masyarakat juga harus diimbau tak menangkap atau memelihara hewan liar.

"Butuh ketegasan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Pemangku adat harus dilibatkan juga," ujarnya, mengutip dari BBC News Indonesia, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Ketua DPR Minta Masyarakat Tak Panik Terkait Mewabahnya Virus Korona 

Meski hingga kini belum diketahui pasti bahwa kelelawar yang hidup Indonesia berpotensi menyebabkan virus korona, tegas Huda, kemungkinan penyebaran virus juga perlu diwaspadai.

"Common sense kita harus masuk. Kalau kelelawar di China saja bisa membawa, (kelelawar) kita pun bisa. Ini kan satu famili ya," ujarnya.

Hal itu diamini Kementerian Kesehatan yang meminta masyarakat tidak berada dekat-dekat dengan kelelawar.

Sementara Direktur Kesehatan Hewan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Fajar Sumping mengatakan hingga kini pemerintah belum mendapat informasi resmi dari Badan Kesehatan Hewan Dunia dan Organisasi Kesehatan Dunia mengenai sumber virus korona jenis baru.

Baca juga: DPR Minta Pasien Virus Korona Segera Dikarantina Jika Ditemukan di Indonesia 

Namun, dia menganjurkan masyarakat untuk tidak mengonsumsi kelelawar yang merupakan hewan liar yang status kesehatannya tidak diketahui.

"Apalagi dalam keadaan adanya kasus menyebarnya penyakit menular yang baru," ujarnya.

"Kelelawar adalah satwa liar yang tidak lazim digunakan sebagai bahan pangan dan untuk konsumsi," pungkas Fajar.

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Segera Evakuasi WNI yang Masih Ada di Wuhan 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini