nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MUI Apresiasi Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Haram Terhadap Vape

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 27 Januari 2020 08:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 27 337 2158706 mui-apresiasi-muhmmadiyah-keluarkan-fatwa-haram-terhadap-vape-6aa1tx5UXb.jpg Ilustrasi

JAKARTA - PP Muhammadiyah mengeluarkan fatwa haram terhadap rokok elektrik atau vape. Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan apresiasi terhadap fatwa yang dikeluarkan Muhammadiyah itu.

"MUI apresiasi ijtihad yang dilakukan oleh Muhammadiyah," kata ekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh kepada Okezone, Senin (27/1/2020).

Menurut Asrorun, fatwa haram terhadap rokok elektrik atau vape yang dikeluarkan Muhammadiyah adalah sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

"Sebagai bentuk tanggung jawab keagamaan dalam mewujudkan ketertiban masyarakat dan wujud kontribusi dalam melindungi masyarakat," tutur dia.

Baca Juga: PBNU Bakal Gelar Musyawarah Ulama Terkait Fatwa Rokok Elektrik

Sebelumnya, Majelis Tarjih Muhammadiyah mengeluarkan fatwa haram rokok elektrik atau vape. Selain dinilai merusak atau membahayakan kesehatan, menggunakan atau mengisap rokok tersebut juga dilarang agama karena dinilai sebagai bentuk bunuh diri.

Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Wawan Gunawan mengatakan, rokok elektrik atau vape dinilai dapat merusak atau membahayakan kesehatan, bahkan dengan merokok elektronik maupun rokok konvensional yang sebelumnya juga telah diharamkan merupakan bentuk bunuh diri secara pelan-pelan.

“Tim perumus bersidang sampai tiga kali. Dalam persidangan itu kemudian diputuskan penegasan fatwa 2010. Kalau pada 2010, rokok konvensional haram. Nah, tahun 2020 ini diputuskan rokok vape haram karena masuk kategori jelek atau merusak. Ini sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan, padahal itu dilarang Allah,” katanya di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro, Kota Yogyakarta, Jumat 24 Januari.(kha)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini