DPR Sebut Hakim Gunakan Diskresinya secara Bijaksana Dalam Kasus Pelajar Bunuh Begal

Achmad Fardiansyah , Okezone · Sabtu 25 Januari 2020 10:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 25 337 2158126 dpr-sebut-hakim-gunakan-diskresinya-secara-bijaksana-dalam-kasus-pelajar-bunuh-begal-Nzqx3i2aYT.jpg Pelajar berinisial ZA saat jalani sidang (foto: Okezone.com/Avirista)

Sebagai informasi pelajar pembunuh begal ZA divonis bersalah oleh majelis hakim yang dipimpin oleh Nuny Defiary. ZA dijerat dengan pasal 351 ayat 3 mengenai penganiyaan yang menyebabkan kematian dan harus menjalani hukuman pembinaan di LKSA selama satu tahun.

Kasus hukum yang menimpa ZA ini berawal pada pada Minggu malam 9 September 2019 keluar bersama pacarnya di kebun tebu Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, dihadang oleh sekelompok kawanan pembegal.

Dua orang mencoba merampas sepeda motornya dan handphone ZA. Tak cukup disana saja, pelaku juga berusaha memperkosa pacar ZA yang berinisial V.

Namun korban ZA memberikan perlawanan dan menusukkan pisau yang diambilnya dari dalam jok sepeda motor miliknya hingga menewaskan seorang begal bernama Misnan. Alhasil dua pelaku begal lainnya pun melarikan diri melihat rekannya.

Sehari setelahnya polisi mengamankan ZA dan menetapkan tersangka atas dugaan penganiyaan hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Namun lantaran masih berstatus pelajar ZA tak di penjara.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini