nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Bekuk 3 Pelaku Sindikat Internasional Pembobolan E-Commerce

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 20:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 24 337 2157964 polri-bekuk-3-pelaku-sindikat-internasional-pembobolan-e-commerce-ziHvN84ibZ.jpg Polri menangkap pelaku pembobolan e-commerce (Foto: Okezone/Fadel Prayoga)

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri membekuk sindikat pembobolan E-Commerce berskala Internasional. Tiga orang tersangka, K (35), MA (23), dan AN (26) ditangkap di dua tempat, Yogyakarta dan Jakarta pada 20 Desember 2019. 

Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Kombes Himawan Bayu Aji menjelaskan, modus yang digunakan pelaku menggunakan Malware atau sebuah software yang bisa menembus layanan e-commerce untuk memperoleh data-data yang bersifat pribadi.

"Dia (tersangka) menyebarkan virus malware tersebut kepada e-commerce sehingga bisa didapatkan data-data yang berkaitan dengan pemilik kartu kredit atau pun website tersebut, yang nanti akan digunakan untuk membeli barang-barang oleh tersangka," kata Himawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/1/2020).

Baca Juga: 5 Tahun DPO, Napi Terpidana Mati Ditembak Polisi

Ia menuturkan, pelaku tidak hanya melakukan penipuan di dalam negeri saja, melainkan juga beraksi di berbagai negara. Salah satunya, di Inggris, Afrika Selatan, Hong Kong, Jerman, Amerika, dan Belanda.

"Kita ketahui bersama, sifat kejahatan siber adalah borders dan anonymous. Maka, dua ini digunakan oleh tersangka tanpa identitas untuk bisa melakukan kegiatan-kegiatan lintas batas," ujarnya

Dalam penangkapan itu, turut diamankan barang bukti seperti PC, laptop, handphone, token hingga router. Adapun jenis virus Malware yang disusupkan tersangka bernama JS Sniffer.

"Ada beberapa kerugian dari beberapa website yang dilakukan penjebolan oleh tersangka. Ini ada sekitar 500 data dari kartu kredit yang diambil yang digunakan oleh yang bersangkutan. Kemudian, dibelikan barang-barang, 3 tersangka ini menikmati kurang lebih hampir Rp300-400 juta dari kegiatan ini," ujar Himawan.

Polri tangkap pembobol e-commerce Foto: Fadel Prayoga

Polisi masih memburu para pelaku lain yang tergabung dalam sindikat 'Malware' JS Sniffer. "Tentunya ini juga masih terus berlanjut, di mana masih ada beberapa yang dilakukan pemantauan oleh kita yang kita juga sudah masukan juga dalam DPO yang ini akan dilakukan penangkapan," tutur Himawan.

Baca Juga: Komeng Ditangkap Gegara Curi Motor di Bekasi

Para tersangka dikenai Pasal 30 Ayat (1), Ayat (2), Ayat (3) Jo 46 Ayat (1), Ayat (2), Ayat (3) dan/atau Pasal 31 Ayat (2) Jo Pasal 47 dan/atau Pasal 32 Ayat (1) dan Ayat (2) Jo Pasal 48 Ayat (1) dan Ayat (2) dan/atau Pasal 36 Jo Pasal 51 Ayat (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 10 tahun penjara.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini