Polisi Periksa 25 Orang untuk Ungkap Kemunculan Keraton Agung Sejagat

Taufik Budi, iNews.id · Kamis 23 Januari 2020 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 23 337 2157228 polisi-periksa-25-orang-untuk-ungkap-kemunculan-keraton-agung-sejagat-FjqmagdxHS.jpg Keraton Agung Sejagat (Foto : Istimewa)

SEMARANG - Polisi terus mendalami kasus kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. Dua orang yakni Raja Toto Santoso (42) dan Ratu Fanni Aminadia (41) telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Total yang diperiksa 25 orang, artinya saksi ada 23 orang, tersangka 2 orang (raja dan ratu)," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Kamis (23/1/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saksi yang diperiksa di antaranya satu saksi ahli psikologi, dua wartawan, dan para korban. Tercatat, setidaknya 11 orang yang melapor sebagai korban dari kemunculan keraton yang berlokasi di Desa Pogung Jurutengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo.

"Kalau korban (sebelumnya) 8 orang, ya sudah nambah jadi sekira 11 orang dari total 21 (saksi)," sebutnya.

Baca Juga : Kasus Korupsi di Kemenag, Fahd El Fouz Janji Beberkan Keterlibatan Pihak Lain

Dalam pemeriksaan juga terungkap para korban telah menyerahkan uang iuran hingga puluhan juta rupiah. Bahkan, polisi juga mendapatkan informasi warga harus membayar lebih dari ratusan juta rupiah agar bisa bergabung dengan keraton.

"Dari pemeriksaan kita (polisi) sekira Rp30 juta (paling banyak). Tapi mereka juga mengatakan ada yang lebih dari itu, berupa uang sampai Rp100 juta lebih, tapi mungkin mereka malu untuk melaporkan (ke polisi). Tapi bagi kita itu udah cukup sampel saja (beberapa korban)," tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini