nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Siapkan 135 Pemindai Suhu Tubuh untuk Cegah Virus Korona

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 23 Januari 2020 14:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 23 337 2157191 pemerintah-siapkan-135-pemindai-suhu-tubuh-untuk-cegah-virus-korona-tRvySOKwhX.jpg Ilustrasi alat pemindai suhu tubuh untuk mendeteksi gejala virus korona. (Foto: Robert Atanasovski/AFP via Getty Images/BBC News Indonesia)

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menyiapkan 135 thermoscanner (pemindai suhu tubuh) di pintu keluar-masuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini untuk mencegah masuknya virus korona yang diketahui bermula dari Kota Wuhan di China.

"(Sebanyak) 135 pintu negara, baik udara, laut, maupun darat, yang jaga petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Yang paling awal bisa dideteksi adalah dengan thermoscanner untuk mendeteksi suhu tubuh," jelas Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantono, sebagaimana dikutip dari Setkab.go.id, Kamis (23/1/2020).

Baca juga: Cegah Virus Korona, Pemerintah Pasang Pemindai Suhu Tubuh di Bandara 

"Kalau ada orang dari luar negeri masuk ke Indonesia dengan suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius, maka posturnya terlihat berwarna merah pada thermoscanner," lanjutnya.

Ia menerangkan, alat pemindai suhu tubuh itu akan difokuskan di bandara seluruh Indonesia, terutama yang mempunyai penerbangan langsung dari China, guna meningkatkan kewaspadaan dengan mengaktifkan thermoscanner serta memberikan health alert card dan KIE kepada penumpang.

Baca juga: Indonesia Siapkan 100 Rumah Sakit untuk Antisipasi Virus Korona 

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Soekarno-Hatta Anas Maruf mengatakan semua pintu masuk negara sudah disiapkan thermoscanner.

"Dalam kondisi rutin seluruh kedatangan internasional semua selalu dilakukan pemeriksaan thermoscanner meskipun tidak ada penyakit yang diwaspadai. Kalau ada penyakit yang diwaspadai maka kita tingkatkan pengamanannya," ucap Anas.

Ia pun menyarankan agar warga negara Indonesia yang berada di Wuhan untuk menghindari wilayah yang menjadi penyebaran virus korona, serta menghindari kontak dengan orang-orang yang diduga menderita nCoV atau virus korona jenis baru yang bisa menular dari manusia ke manusia.

"Berperilaku hidup bersih dan sehat, dan jika sakit segera berobat ke Fasyankes. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemkes," paparnya.

Baca juga: Ini Tindakan Pihak Berwenang di Indonesia Cegah Virus Korona 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini