Musim Hujan, Kepala BNPB: Pejabat Kurangi Tidur dan Siaga Terus!

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 23 Januari 2020 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 23 337 2157124 musim-hujan-kepala-bnpb-pejabat-kurangi-tidur-dan-siaga-terus-Gbk0cXpLjC.JPG Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo (Foto: Okezone.com/Fahreza Rizky)

JAKARTA - Curah hujan lebat di sejumlah wilayah di Indonesia telah menyebabkan genangan air hingga banjir. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo mengatakan, perlu ada kebersamaan sejumlah pihak untuk mengantisipasi bencana.

"Sehingga langkah-langkah bagaimana kita sekarang serius untuk mengurusi lingkungan hendaknya menjadi suatu program yang rutin terus-menerus. tidak bisa hanya sekadar seremoni pada hari tertentu, tapi harus sepanjang waktu," kata Doni usai menghadiri Rapim Kemhan di Gedung Kemhan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Doni berujar bahwa pada 31 Oktober lalu sudah ada surat edaran dari BNPB untuk mengantisipasi bencana serta memerkuat early warning system. Kemudian, BNPB juga sudah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Daerah (Pemda), TNI dan Polri terkait hal ini.

"Kemudian juga sudah cukup banyak hal yang kita lihat juga di lapangan da daerah yang sukses (membangun early warning system)," imbuhnya.

Meski demikian, Doni mengakui banjir memang sulit dicegah karena merupakan fenomena alam yang diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi. Tetapi, Pemda bisa mengantisipasi kerugian yang ditimbulkan akibat bencana itu.

"Tetapi bagaimana kesiapan daerah agar kerugian harta bendanya semakin kecil, atau sekecil mungkin, dan kerugian jiwanya juga semakin kecil," tukasnya.

"Contoh berulang kali saya katakan di Konawe Utara. Kenapa berhasil tidak ada korban? karena perangkat daerah itu turun ke lapangan bersama masyarakat mengajak penduduk yang berada di bantaran sungai untuk dievakuasi. Nah, ketika banjir bandang terjadi, rumahnya hanyut, warga masyarakat tidak ada yang meninggal dunia satu pun," jelasnya.

Sukses atau tidaknya membangun early warning system tergantung keseriusan dari para pejabat yang menanganinya.

"Jadi, tanpa ada keseriusan, tanpa fokus bekerja mengabdi untuk rakyat akan susah. Seluruh pejabat diharapkan bisa lebih peduli, terutama dalam menghadapi musim-musim hujan begini. Kalau perlu tidurnya dikurangi, siaga terus," ucap Doni.

"Koordinasi antara hulu dengan hilir, bagaimana di hulu ada hujan, berapa curahnya, lebat apa enggak, kemudian setiap pintu air kan ada data tentang berapa tinggi permukaan air, itu diinformasikan. Bentuk grup-grup WhatsApp untuk mendapatkan data-data yang benar, jangan terpengaruh oleh hoaks, berita-berita bohong sehingga masyarakat juga mendapatkan informasi yang akurat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini