nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kejagung Blokir 35 Rekening Bank Milik 5 Tersangka Kasus Jiwasraya

Rabu 22 Januari 2020 22:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 22 337 2156886 kejagung-blokir-35-rekening-bank-milik-5-tersangka-kasus-jiwasraya-gfmaP89ZgA.jpg Mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim ditahan Kejagung, Selasa (14/1/2020). (Foto: iNews.id)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) memblokir 35 rekening bank milik lima tersangka kasus PT Asuransi Jiwasraya. Pemblokiran dilakukan dengan tujuan mengamankan aset negara.

Hal itu disampaikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020) seperti dikutip iNews.id.

"Kami sudah minta pihak berwenang untuk memblokir 35 rekening bank milik lima tersangka di 11 bank," katanya.

Febrie mengatakan Kejagung masih menghitung jumlah total uang yang ada di 35 rekening tersebut. "Kami belum tahu jumlahnya, kami baru mengajukan pemblokiran. Setelah itu kami lanjutkan dengan penyitaan," ujarnya.

Baca Juga: Sidik Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa Tersangka Benny Tjokro di KPK

Kejagung

Dia mengatakan, 35 rekening tersebut berada di 11 bank dalam negeri. Febrie memastikan Kejagung terus menelusuri rekening yang berkaitan dengan kasus Jiwasraya. Termasuk potensi adanya kerugian negara yang disimpan di rekening bank luar negeri.

"Kami masih terus menelusuri rekening-rekening yang terkait transaksi Jiwasraya bekerja sama dengan PPATK," ucapnya.

Kejagung sebelumnya telah menetapkan lima tersangka. Dua tersangka dari pihak swasta Komisaris PT Hanson Internasional, Tbk Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro dan Presiden Komisaris PT Trada Alam Mineral Tbk (TRAM) Heru Hidayat. Kemudian, tiga tersangka lain dari PT Asuransi Jiwasraya yakni mantan Direktur Keuangan Harry Prasetyo, mantan Direktur Utama (Dirut) Hendrisman Rahim, dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan.

Sebelumnya, Kejagung juga menyita 1.400 sertifikat tanah milik lima tersangka Jiwasraya. Sertifikat tanah disita agar tidak diperjualbelikan.

Baca Juga: Usut Korupsi Jiwasraya, Kejagung Periksa 5 Karyawan PT Hanson Internasional

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini