nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Virus Korona, Pemerintah Pasang Pemindai Suhu Tubuh di Bandara

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 22:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 22 337 2156883 cegah-virus-korona-pemerintah-pasang-pemindai-suhu-tubuh-di-bandara-8WLDXVoksM.jpg Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Angkasa Pura II dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melakukan pencegahan penyebaran virus Korona masuk ke Indonesia.

VP of Corporate Communications PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan, pihaknya melakukan peningkatan pengawasan terhadap penumpang rute internasional yang baru tiba, terutama yang baru tiba dari negara terjangkit di bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura.

"Peningkatan pengawasan antara lain dilakukan oleh KKP dengan dua cara, yaitu melakukan proses screening menggunakan kamera pemindai suhu tubuh (thermal scanner) dan pengamatan terhadap penumpang (surveillance syndrome)," kata Yado, Rabu (22/1/2020).

Bandara

Baca Juga: Virus Korona China Menyebar, Bagaimana Indonesia Mencegah

Yado menerangkan bahwa bandara berperan cukup vital dalam menangkal masuknya virus Korona ke Tanah Air. Ia pun memastikan bahwa pemerintah akan memaksimalkan pengawasan dari para pelancong yang akan datang ke Indonesia.

"Karena itu, PT Angkasa Pura II dan KKP yang berada di bawah Kementerian Kesehatan memperketat pengawasan khususnya terhadap penumpang rute internasional yang baru tiba," ujarnya.

"Peralatan thermal scanner dipasang atau diaktifkan di terminal kedatangan, dan tidak akan mengganggu alur kedatangan penumpang. Personil dari KKP akan melakukan pengawasan menggunakan thermal scanner tersebut, serta melakukan surveillance syndrome," ujar Yado Yarismano.

Peningkatan pengawasan tersebut dilakukan di bandara-bandara PT Angkasa Pura II termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia.

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno-Hatta juga telah menerbitkan edaran terkait pencegahan masuknya virus Korona ke Indonesia.

Ia menjelaskan, surat edaran tersebut nantinya akan mencantumkan peningkatan pengawasan melalui thermal scanner dan surveillance syndrome. Selain itu, KKP Soekarno-Hatta juga memberikan imbauan kepada maskapai.

"Semua maskapai yang melayani penerbangan langsung maupun transit dari Tiongkok dan Hong Kong untuk segera menyampaikan dokumen kesehatan berupa gendec dan manifest penumpang sesaat setelah mendarat kepada petugas kesehatan di Pos Kesehatan KKP terminal penerbangan internasional," demikian tercantum di dalam surat edaran yang ditandatangani oleh Kepala KKP Kelas I Soekarno-Hatta dr. Anas Ma'ruf.

KKP Kelas I Soekarno-Hatta juga mengimbau agar sosialisasi dilakukan kepada para stakeholder penerbangan supaya dapat mengenali secara dini gejala penyakit dan cepat melaporkan kepada petugas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini