nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kepala BNPB: Wilayah Kalimantan Timur Minim Ancaman Bencana

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 21:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 22 337 2156862 kepala-bnpb-wilayah-kalimantan-timur-minim-ancaman-bencana-ioQgaPI7Ji.jpg Kepala BNPB Doni Monardo (Foto: iNews)

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo memastikan, Kalimantan Timur merupakan wilayah yang memiliki risiko bencana paling sedikit dibanding wilayah lain di Indonesia.

Wilayah yang berada paling timur di Borneo itu dinilai Doni memiliki tingkat kerawanan paling rendah, mulai dari ancaman bencana geologi, vulkanologi, hidrometeorologi dan jenis ancaman bencana lainnya.

Dari beberapa hasil kajian, menyebutkan wilayah Kalimantan Timur memiliki potensi gempa bumi, namun di bawah magnitudo 5 yang tidak merusak dan sedikit kemungkinan memicu gelombang tsunami. "Ada potensi gempa bumi, tapi di bawah 5," kata Doni, Rabu (22/1/2020).

Kalimantan Timur juga merupakan provinsi yang paling sedikit terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dibanding wilayah lain di Kalimantan. Menurut data BNPB sejak 2015 hingga 2019, Kalimantan Timur bahkan tidak masuk dalam 5 besar wilayah yang terdampak Karhutla seperti wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan.

Kalimantan Timur

Baca Juga: Ini Keunggulan Wilayah Ibu Kota Baru di Kaltim Menurut BNPB

Kemudian mengenai ancaman bencana hidrometeorologi, Doni mengatakan bahwa iklim di Indonesia telah banyak berubah yang dipengaruhi oleh pemanasan global sehingga sepanjang wilayah dari Sabang sampai Merauke memiliki perbedaan musim setiap tahunnya.

Lebih lanjut, alumni Akmil 1985 itu mencontohkan sejumlah kejadian di wilayah Jawa dan Sumatera pada awal tahun 2020. Berdasarkan data BNPB, hampir sebagian besar wilayah Pulau Jawa mengalami beberapa musibah bencana banjir bandang dan longsor sedangkan wilayah Sumatera bagian timur tengah dilanda kebakaran hutan.

"Ancaman bencana hidrometeorologi, iklim bervariasi di sepanjang wilayah Indonesia. Ketika wilayah Jawa dilanda banjir bandang dan longsor, maka ada wilayah di timur Sumatera justru sudah mulai kebakaran karena jarang hujan," tambah Doni.

Melihat adanya anomali cuaca tersebut, Doni meminta agar Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Timur dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan pencegahan dari pada penanggulangan.

Dalam hal ini, Doni juga mencontohkan Kabupaten Konawe Utara yang berhasil mengantisipasi bencana karena kepedulian pemerintah daerahnya yang bersinergi dengan masyarakatnya.

"Pemerintah daerah di sana (Konawe Utara) tegas dan sigap membaca prediksi dari prakiraan cuaca BMKG dan melakukan mitigasi secara dini dan mandiri," ungkap Doni.

Doni mengajak pemerintah daerah dapat mencontoh hal baik dengan lebih meningkatkan kesiapsiagaan mulai personel, peralatan dan sinergitas antar kelembagaan. Karena tidak bisa bencana alam hanya ditangani oleh satu instansi melainkan perlu dibangun sinergitas.

kota

Kajian dan Analisa Bencana di Kawasan Calon Ibu Kota Indonesia

Apa yang menjadi agenda kunjungan Kepala BNPB beserta jajaran di Provinsi Kalimantan Timur sekaligus untuk melakukan peninjauan dan analisa lebih lanjut wilayah Calon Ibu Kota Baru di Penajem Paser Utara dan Kutai Kartanegara, sebagaimana yang telah ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, BNPB melibatkan para pakar, ahli dan peneliti untuk melakukan kajian lebih lengkap sehingga ancaman bencana dapat diminimalisir sejak dini.

"Dengan kajian yang lebih dalam maka akan lebih baik lagi bagi kita untuk menyiapkan solusinya," tutup Doni.

Sebagaimana yang telah disampaikan Kepala BNPB dalam rakor, sebagian besar wilayah di Provinsi Kalimantan Timur menjadi wilayah yang minim dari ancaman bencana. Tapi, BNPB tetap mendorong agar sinergi Pemerintah Daerah dalam mengambil langkah mitigasi yang tepat tetap dilakukan untuk menghadapi adanya potensi ancaman bencana berdasarkan hasil kajian.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini