nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ma'ruf Amin Sebut Panja Kasus Jiwasraya Bukan Kelemahan

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 17:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 22 337 2156754 ma-ruf-amin-sebut-panja-kasus-jiwasraya-bukan-kelemahan-uhcROXU6jm.jpg Wapres KH Maruf Amin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memutuskan untuk membentuk panitia kerja (panja) kasus PT Asuransi Jiwasraya. Desakan untuk membuat panita khusus (pansus) kasus dugaan korupsi itu belum bisa direalisasikan.

Merespons itu, Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin mengatakan pembentukan panja atau pansus PT Asuransi Jiwasraya merupakan kewenangan DPR. Pemerintah enggan ikut campur dalam urusan itu.

"Ya itu kan kewenangan DPR, jadi pemerintah tidak akan masuk ke wilayahnya DPR. Kita biarkan nanti DPR melakukannya seperti apa," katanya di Kantor Wapres, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Maruf

Baca Juga: Kasus Jiwasraya, Ombudsman: Direksi Perusahaan Asuransi Jangan Bermewah-mewahan

Meski demikian, Ma'ruf beranggapan bahwa pengusutan kasus PT Jiwasraya melalui pansus bukanlah suatu kelemahan. Ia yakin pilihan penyelesaian masalah itu sudah dipertimbangkan matang-matang oleh dewan.

"Saya tidak melihat bahwa itu satu kelemahan, tapi itu alternatif DPR untuk membentuk panja. Kita ikuti saja nanti apa yang dilakukan DPR," jelasnya.

"Saya kira kalau DPR itu hanya membentuk panja, berarti DPR menilai bahwa itu cukup," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, terkait kasus Jiwasraya Komisi VI dan XI DPR membentuk membuat Panja. Komisi III yang membidangi hukum pun telah sepakat membuat Panja.

Dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asuransi Jiwasraya, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Mereka adalah eks Dirut PT Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan, Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro, Presdir PT TRAM Heru Hidayat, dan eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini