nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan PPP Pilih Panja Dibanding Pansus Terkait Kasus Jiwasraya

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 07:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 22 337 2156355 alasan-ppp-pilih-panja-dibanding-pansus-terkait-kasus-jiwasraya-aaYMFFxreV.jpg Ketua Fraksi PPP Arsul Sani (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPR Arsul Sani menjelaskan mengapa pihaknya memilih panitia kerja (panja) untuk menyelesaikan masalah di PT Asuransi Jiwasraya.

Menurut Arsul, dengan pembentukan panja membuat komisi-komisi atau lembaga yang memiliki kewenangan dalam kasus tersebut bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi.

Dalam kasus asuransi milik negara itu, Arsul menyebutkan terdapat beberapa komisi yang mengambil bagian, seperti Komisi III, Komisi VI, dan Komisi XI.

"Kejagung yang menjadi mitra Komisi III sudah mulai bekerja dengan proses penegakan hukum BUMN yang membawahi Jiwasraya sekaligus mitra Komisi VI juga sedang menyusun action plan untuk setahap demi setahap me-recovery hak-hak nasabah pemegang polis atau produk saving plan Jiwasraya," papar Arsul kepada Okezone, Selasa (21/1/2020).

"Sedang Komisi XI juga akan meneliti dulu sisi pengawasan lembaga keuangan non-bank yang telah dijalankan oleh OJK, sejauh mana yang telah dilakukan ya dan bagaimana BPK telah melakukan audit-audit investigatifnya," tambahnya.

Baca Juga : Ombudsman Bentuk Tim Investigasi Dalami Dugaan Korupsi Jiwasraya dan Asabri

Lebih lanjut, Anggota Komisi III DPR ini juga menilai jika lembaga atau komisi-komisi terkait dibentuk menjadi panitia khusus atau pansus, maka dikhawatirkan akan ada kepentingan politis.

"Maka dikhawatirkan yang mengemuka adalah sisi politisnya, ketimbang penyelesaian ya dari sisi kepentingan nasabah maupun penegakan hukum," tutup Arsul Sani.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini