nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Panja vs Pansus Kasus Jiwasraya, Begini Perbedaannya

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 06:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 22 337 2156353 panja-vs-pansus-kasus-jiwasraya-begini-perbedaannya-WhpiumbbCZ.jpg Ilustrasi Jiwasraya (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Belakangan ini, panitia kerja atau Panja dan panitia khusus atau Pansus ramai dibicarakan ketika kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya yang kerugiannya ditaksir mencapai Rp13,7 triliun mencuat ke tengah publik.

Panja dan Pansus digembor-gemborkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai salah satu solusi untuk menyelesaikan polemik yang terjadi pada asuransi milik negara tersebut.

Ilustrasi

Lantas, apakah perbedaan panja dan pansus? Pengamat Hukum Abdul Fickar Hadjar menyebutkan Panja dan Pansus tidak memiliki perbedaan yang mencolok.

Fickar menjelaskan Panja bekerja dengan mengumpulkan informasi, memeriksa, lalu kemudian membuahkan hasil yang nantinya akan menjadi rekomendasi dari komisi atau lembaga terkait.

"Nah rekomendasinya apa? Itu yang akan ditindaklanjuti apakah itu pelanggaran hukum atau bukan, atau harus ada kebijakan politik. Nah itu Panja," ucap Fickar kepada Okezone, Selasa (21/1/2020).

Jika melihat cara kerjanya, Pansus pun memiliki pola yang sama. Namun, pada hasil akhirnya atau rekomendasi akan disampaikan langsung kepada pemerintah, bukan kepada antar komisi terkait.

Baca Juga : Beda Pandangan Demokrat dan PDIP soal Pansus atau Panja Jiwasraya

"Kalau Pansus itu lebih dalam, bahkan rekomendasinya atau hasilnya itu sudah pada langkah-langkah yang konkret. Umpanya merekomendasi pemerintah memberhentikan pejabat ini, merekomendasikan mengubah kebijakan ini, kebijakan itu. Lebih konkret," tuturnya.

"Tapi kalau di Panja itu masih disalurkan kepada lembaga-lembaga yang memang punya otoritas, punya kewenangan, gitu," pungkas Fickar.

Terkait Panja dan Pansus, pun tertuang dalam Peraturan DPR Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Tata Tertib.

Dalam Tatib DPR Tahub 2014 itu, Pansus dibentuk oleh DPR dan merupakan alat kelengkapan DPR yang bersifat sementara, sedangkan Panja susunannya dari alat kelengkapan dewan, seperti komisi dan lembaga yang bersangkutan.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Pansus akan dibubarkan oleh DPR setelah jangka waktu penugasannya berakhir atau tugasnya dinyatakan selesai, sedangkan Panja dibubarkan oleh alat kelengkapan dewan.

Pada hasil kerjanya yang dilakukan oleh Panja nantinya akan ditindaklanjuti, dan ditetapkan oleh alat kelengkapan dewan DPR yang membentuknya. Sedangkan Pansus, ditetapkan oleh rapat paripurna DPR.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini