nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Cecar Eks Ketua KONI Tono Suratman Terkait Pengajuan Dana Hibah

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 23:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 21 337 2156336 kpk-cecar-eks-ketua-koni-tono-suratman-terkait-pengajuan-dana-hibah-hlC6ESDBgx.jpg Ilustrasi Gedung KPK

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Mayjen TNI Purnawirawan Valentinus Suhartono Suratman atau yang karib disapa Tono Suratman sebagai saksi untuk tersangka mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.

Penyidik mendalami keterangan Tono Suratman terkait pengajuan proposal dana hibah melalui Kemenpora kepada KONI. Belakangan, pengajuan proposal dana hibah untuk KONI melalui Kemenpora tersebut diduga dijadikan bancakan oleh sejumlah pihak.

"Penyidik kembali mendalami pengetahuan saksi terkait dengan pengajuan proposal dana hibah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga kepada KONI," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri saat menjelaskan materi pemeriksaan Tono Suratman di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2020).

Sekadar informasi, Mantan Menpora, Imam Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora untuk KONI tahun anggaran 2018. Imam ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Asprinya, Miftahul Ulum (MIU).

Imam diduga menerima suap dan gratifikasi sejumlah Rp26,5 miliar. Uang tersebut disinyalir diterima Imam dalam dua kali tahapan. Imam menerima uang pada medio 2014-2018 melalui Miftahul Ulum senilai Rp14,7 miliar dan kedua pada kisaran tahun 2016-2018 sejumlah Rp11,8 miliar.

Penetapan tersangka terhadap Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum merupakan pengembangan perkara terkait kasus dugaan suap penyaluran dana hibah pemerintah untuk KONI lewat Kemenpora.

Baca Juga : Praperadilan Nurhadi Ditolak, KPK "Tancap Gas" Lanjutkan Penyidikan

Sejalan dengan itu, Jaksa penuntut umum pada KPK juga telah merampungkan surat dakwaan untuk terdakwa Miftahul Ulum. Tim Jaksa telah menyerahkan surat dakwaan untuk Miftahul Ulum ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat. Saat ini, KPK tinggal menunggu jadwal persidangan perdana untuk Miftahul Ulum

"Hari ini KPK telah melimpahkan perkara terdakwa Miftahul Ulum (suap penyaluran skema bantuan Pemerintah melalui Kemenpora pada KONI tahun 2018) ke PN Tipikor Jakarta Pusat dan selanjutnya tinggal menunggu penetapan hari sidang," kata Ali.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini