Tangani Kasus Jiwasraya dan Asabri, Komisi XI DPR Resmi Buat Panja

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Selasa 21 Januari 2020 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 21 337 2156032 tangani-kasus-jiwasraya-dan-asabri-komisi-xi-dpr-resmi-buat-panja-aQZnVvjCKE.jpg Ketua Komisi XI DPR RI, Dito Ganinduto (foto: Okezone.com/Harits)

JAKARTA - Komisi XI DPR RI yang membidangi dalam hal keuangan dan perbankan, resmi membuat Panitia Kerja (Panja) untuk melakukan pengawasan kinerja industri keuangan. Salah satunya bakal mengawasi kasus PT Jiwasraya (Persero).

“Pada kesempatan ini kami sampaikan bahwa Komisi XI DPR RI kemarin telah menetapkan untuk membentuk panitia kerja,” kata Ketua Komisi XI DPR RI, Dito Ganinduto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

 Baca juga: Soal Kasus Jiwasraya, Puan Serahkan ke Komisi VI

Dito menambahkan, nantinya Panja tersebut akan memiliki prioritas pembahasan terkait permasalahan di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), AJB Bumiputera 1912, PT Asabri (Persero), PT Taspen (Persero), dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.

“Itu adalah keputusan dari kami akan segera memulai pembentukan panja ini dan segera. Sehingga apa yang diharapkan masyarkakat ini bisa kita lakukan tugas-tugas,” kata Dito.

 Baca juga: Bayar Polis Nasabah Jiwasraya, Dananya dari Mana?

Selain itu, Dito menekankan, pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan Komisi VI yang sudah membuat panja terkait kasus Jiwasraya ini. Sehingga nantinya hak nasabah pun kembali terpenuhi sebagaimana yang menjadi tujuan awal itu.

“Tapi kami hanya berkoordinasi, sehingga tujuan kami adalah Jiwasraya ini nasabahnya bisa mendapatkan haknya sesuai dengan yang telah mereka keluarkan sesuai janji daripada Menteri BUMN,” ujarnya.

Sebelumnya, terkait kasus Jiwasraya Komisi VI yang bermitra dengan BUMN telah membuat Panja. Kemudian Komisi III yang membidangi hukum pun telah sepakat membuat Panja.

Dalam kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asuransi Jiwasraya, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Mereka yang dijadikan tersangka itu adalah eks Dirut PT Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan, Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro, Presdir PT TRAM Heru Hidayat, dan eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini