nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fungsi Rem Bus Purnamasari yang Terguling di Ciater Subang Tak Maksimal

CDB Yudistira, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 11:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 21 337 2155919 fungsi-rem-bus-purnamasari-yang-terguling-di-ciater-subang-tak-maksimal-tvz8FoSgG8.jpg

BANDUNG - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar Focus Group Discussion (FGD), terkait kecelakaan bus PO Purnama Sari di Jalan Raya Bandung-Subang, Kampung Nagrok, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.

Diskusi tersebut dianggap sebagai salah satu langkah penyelidikan. Hadir dalam kesempatan FGD tersebut penyidik Satlantas Polres Subang, pemilik PO Bus, dan Dinas Perhubungan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan FGD tersebut digelar untuk melihat faktor penyebab kecelakaan itu apa saja.

"Selama ini bila terjadi kecelakaan selalu dikatakan disebabkan oleh human error, dalam FGD ini, kita mencoba melihat dari berbagai faktor, tidak hanya manusianya, namun juga faktor jalan, dan juga kendaraan itu sendiri," kata Budi, dalam rilis yang diterima, Selasa (21/1/2020).

Baca Juga: Penumpang Ungkap Detik-Detik Bus Purnamasari Terguling hingga Tewaskan 8 Orang

Dari hasil FGD tersebut, terungkap pihak PO Purnamasari melakukan penggantian komponen yang menyebabkan fungsi pengereman tidak maksimal. Selain itu PO Bus diketahui juga tidak memiliki izin angkutan pariwisata.

"Artinya PO ini ilegal namun sudah beroperasi. Besok akan kita lakukan pemeriksaan langsung ke lapangan, ke pool-poolnya," katanya.

Menurutnya cukup banyak perusahan bus yang nakal seperti ini, biasanya PO yang cuma punya 5-6 bus dan hanya mengambil keuntungan, namun mengabaikan aspek keselamatan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini