nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bertemu Sultan, Puan Maharani Bahas Klitih hingga Bencana yang Ancam Yogyakarta

Kuntadi, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 00:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 20 337 2155772 bertemu-sultan-puan-maharani-bahas-klitih-hingga-bencana-yang-ancam-yogyakarta-NvAVyTQYQt.jpg Puan Maharani bersama Sultan Hamengkubuwono (Foto : Koran Sindo/Kuntadi)

YOGYAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menggelar pertemuan dengan Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono bersama fokompinda di lingkungan Pemda DIY, Senin (20/1/2020). Beberapa permasalahan yang dibahas dari masalah klitih atau kekerasan di jalanan, hingga masalah pendidikan dan bencana yang mengancam wilayah DIY.

“Ada beberapa hal yang dibahas khususnya hal-hal terkait dengan fungsi pengawasan DPR,” ujar Puan Maharani, usai bertemu Sultan.

Ilustrasi Keraton Yogyakarta

Puan hadir di Kantor Gubernur dengan didampingi oleh dua anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil DIY, Idham Samawi dan Esti Wijayati.

Menurut Puan, ada banyak permasalahan yang didiskusikan dengan Sultan. Di antaranya mengenai hal-hal krusial yang ada di DIY. Seperti ancaman keekringan, situasi hujan deras, hingga upaya antisipasi.

Baca Juga : Geger Keraton Agung Sejagat, Ini Ciri-Ciri Keraton Asli dan Abal-Abal

Dalam pertemuan tersebut, juga ada upaya untuk menjadikan DIY sebagai pusat pendidikan Pancasila. Selama ini, DIY menjadi barometer daerah lain dalam bidang pendidikan. Sebab Yogyakarta selalu dibidik para generasi muda untuk sekolah dan mengeyam pendidikan.

“Yogyakarta selalu menjadi tempat yang didatangi anak muda untuk pendidikan. Yogyakarta Istimewa dan menjadi barometer dari seluruh provinsi,” tuturnya.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas masalah konflik sosial yang muncul, salah satunya klitih. Saat ini sudah ada kesepakatan agaimana mensinergiskan program penanganan. Bagaimana pun keluarga harus menjadi tiang utama dalam penanganan. Anak perlu mendapatkan perhatian dari keluarga dan lingkungan.

“Jangan dibiarkan anak sendiri, harus dapat perhatian,” terangnya.

Sultan, kata Puan, juga sudah memberikan penjelasan masalah penanganan kekeringan di DIY. Sudah ada upaya mitigasi bencana, hingga penanaman pohon sampai distrisi air bersih dengan mobil tangki, sampai dengan reservasi air dan pemanfaatannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini