Usai Rapat dengan Kejagung, DPR Sepakat Bentuk Panja Terkait Jiwasaraya

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 20 Januari 2020 20:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 20 337 2155734 usai-rapat-dengan-kejagung-dpr-sepakat-bentuk-panja-terkait-jiwasaraya-SNkWiqUuXS.jpg Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Usai menggelar rapat kerja dengan Kejaksaan Agung, Komisi III DPR RI berencana akan membuat panitia kerja (Panja), untuk menangani kasus PT Jiwasraya (Persero) dibidang hukum.

Wakil Ketua Komisi III, Desmond J Mahesa mengatakan, sebelum membentuk Panja kasus Jiwasraya terlebih dahulu Komisi III melakukan rapat tertutup terlebih dahulu.

“Pertama, DPR RI akan melaksanakan rapat tertutup dengan Jaksa Agung untuk meminta penjelasan lebih mendalam penanganan kasus Jiwasraya, dan dilanjutkan dengan membentuk panja pengawasan penegakan hukum Jiwasraya,” kata Desmond di ruang rapat komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020).

“Cukup? Setuju ya,” kata Desmond kepada anggota.

 Baca juga: Komisi III DPR Sebut Jika OJK Menjalankan Fungsinya, Kasus Jiwasraya Tak Akan Terjadi

Menurut Desmond, rapat tertutup sejauh ini belum ada jadwalnya. Hanya saja nantinya di dalam melakukan pembentukan Panja, pihaknya akan memilah-milih siapa saja yang akan terlibat.

“Kita bentuk panja dulu, kita pilah. Kita rapat anggota dulu kemudian mentukan rapat tertutupnya kapan,” ujarnya.

 Baca juga: Komisi III DPR Minta Kejagung Beberkan Kronologi Kasus Dugaan Korupsi Jiwasraya

Dia mengharapkan dengan adanya Panja ini dapat menyelesaikan semua permasalahan di Jiwasraya itu. Desmond menuturkan, jika Komisi III pun bersedia menggelar rapat gabungan dengan komisi yang sudah membuat panja Jiwasraya tersebut.

“Dalam konteks ini lah kita butuh panja untuk membantu bersama Kejagung memikirkan agar nasabah tidak dirugikan, negara tidak dirugikan. Jangan sampai seolah kejaksaan melokalisir sesuatu yang sifatnya akhirnya menjadi pertanyaan publik. Karena sudah ada bahwa kejaksaan ini kan melokalisir-melokalisir nah dengan adanya panja pengawasan ini kita akan pertanyakan,” tutup Politikus Gerindra itu.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini