DPR Sebut Hak Nasabah Jiwasraya Harus Jadi Prioritas Utama

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 20 Januari 2020 21:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 20 337 2155724 dpr-sebut-hak-nasabah-jiwasraya-harus-jadi-prioritas-utama-Qlr7fSN1hT.jpg Foto: Okezone.com

JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI, Marwan Ja'far mengusulkan kepada pemerintah agar melakukan skema Penyertaan Modal Negara (PMN), dalam menyelesaikan kasus dugaan korupsi di PT. Jiwasraya. Menurutnya, skema PMN cenderung lebih aman dan cepat untuk menutupi kebutuhan PT. Jiwasraya.

Kata Marwan, untuk skema penyelesaian secara B2B (business to business) seperti yang diupayakan selama ini, belum dapat menemui titik terang guna menyelamatkan Jiwasraya. Sedangkan, PT Asusransi Jiwasraya (Persero) sebagai BUMN, menurutnya cukup penting karena berkaitan langsung dengan banyak nasabah yang merupakan masyarakat Indonesia.

“Hak para nasabah itu yang harus jadi prioritas utama. Enggak ada jalan selain segera menyelamatkan keuangan Jiwasraya melalui skema PMN," tegas Marwan, Senin (20/1/2020).

 Baca juga: Komisi III DPR Sebut Jika OJK Menjalankan Fungsinya, Kasus Jiwasraya Tak Akan Terjadi

Marwan pun optimis, pasca-pengusutan kasus korupsi yang melibatkan sejumlah direksi, prospek perusahaan asuransi pelat merah itu akan lebih jelas. Sebab, akar persoalan Jiwasraya adalah pada pengelolaannya yang buruk karena korupsi oknum direksinya.

"Setelah bersih-bersih berhasil dilakukan, prospek Jiwasraya akan membaik karena akan dijalankan oleh orang-orang yang tepat," sambungnya.

 Baca juga: Jaksa Agung Sebut Akan Usahakan Pengembalian Uang Nasabah Jiwasraya

Perlu diketahui sebelumnya, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengaku, pihaknya selain melakukan penegakan hukum juga, berusaha untuk mencari cara untuk mengembalikan uang dari nasabah PT. Jiwasraya.

"Tapi utamanya, selain kami melakukan hukuman tapi kami juga akan usaha untuk pengembalian, ini yang terpenting juga dan kami juga sedang mendata," kata Burhanuddin di DPR.

Terbaru, lanjut dia, Kejaksaan Agung sudah melakukan penyitaan harta dari lima tersangka dalam kasus Jiwasraya ini. Hal itu sebagai upaya membantu nasabah kembali mendapatkan uangnya.

"Dengan melakukan penyitaan-penyitaan harta untuk lima tersangka ini itu kami lakukan untuk dalam rangka nasabah terpenuhi," kata Burhanuddin.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini