nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasca-Banjir & Longsor, Jalur di Sukajaya Bogor Sudah Bisa Dilalui

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 19:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 20 337 2155682 pasca-banjir-longsor-jalur-di-sukajaya-bogor-sudah-bisa-dilalui-EDHQG9mJ9q.jpeg Bencana banjir yang menerjang daerah Sukajaya (foto: iNews)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan jajarannya untuk membuka sejumlah jalur yang terisolir akibat bencana banjir dan longsor di Sukajaya, Bogor. Saat ini, sejumlah jalur yang terisolir itu telah bisa dilalui.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menurunkan 16 kendaraan alat berat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pengerahan alat berat tersebut agar jalan utama menuju desa-desa yang terisolasi bisa diakses.

"Untuk bencana longsor akibat banjir di Bogor tetap diperintahkan presiden untuk tembus semua wilayah yang terisolasi. Alat berat tidak akan ditarik sebelum semua tembus," kata Basuki dilansir dari Setkab.go.id, Senin (20/1/2020).

 Baca juga: Bupati Bogor: 200 Hektare Lahan Gundul Akibat Tambang Liar dan Alih Fungsi

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Kementerian PUPR, Hari Suko Setiono mengatakan, sebanyak 38 titik akses jalan sudah berhasil dibuka untuk dapat dilalui kendaraan sejak Sabtu 18 Januari 2020 lalu.

"Untuk Jalur Harkat Jaya-Urug/Kiara Pandak-Kiara Sari/Cisarua-Cisangku Alhamdulillah sejak tanggal 12 Januari sudah 23 titik longsor seluruhnya terbuka. Jalur ini bisa mengakses seluruh desa termasuk ke Arah Nanggung dan Sukabumi," kata Hari.

 Baca juga: BNPB Sebut Solusi Penanggulangan Bencana Alam Harus Permanen

Selanjutnya untuk akses jalan lain yang sudah berhasil dibuka, menurut Hari, yakni jalur Parigi-Kampung Banar yang bisa mengakses sampai dengan Nanggung dan Cigudeg.

"Alhamdulillah sejak tanggal 14 Januari sudah 8 titik seluruhnya terbuka," tuturnya.

Sedangkan untuk jalur Pasir Walang (Kiara Pandak)-Kampung Babakan (Pasir Madang) seluruhnya terbuka.

"Jalur ini bisa mengakses sampai Desa Cisarua dan Kampung Cibarani (Pasir Madang). Sementara untuk Jalur Pasir Walang (Kiara Pandak)-Desa Pasir Madang sudah 3 dari 7 titik longsor yang terbuka,” ungkapnya.

Sebelumnya, Desa Pasir Madang, merupakan 1 dari 6 Desa yang terisolir akibat longsor. Pada hari Rabu 1 Januari 2020 pukul 06.00 WIB terjadi hujan deras yang membuat Sungai Cidurian di Kabupaten Bogor meluap dan mengakibatkan beberapa wilayah sekitarnya mengalami banjir dan longsor.

Selain Desa Pasir Madang, terdapat beberapa titik longsor yang menutup jalan-jalan utama menuju desa-desa lainnya yang juga mengalami bencana longsor, yakni Desa Kiarasari, Kiara Pandak, Urug, Cisarua, dan Desa Cileuksa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini