nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prabowo Sebut Pelanggaran Wilayah Tak Hanya Dilakukan Satu Negara

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 20 Januari 2020 18:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 20 337 2155652 prabowo-sebut-pelanggaran-wilayah-tak-hanya-dilakukan-satu-negara-rkgA5sn63J.jpg Prabowo Subianto jelang rapat kerja dengan Komisi I DPR. (Foto: Okezone.com/Harits Tryan)

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto mengemukakan soal pelanggaran wilayah tak hanya dilakukan oleh satu negara. Hal itu disampaikannya terkait dengan klaim China terhadap Perairan Natuna, saat rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020).

“Saya ingin tegaskan lagi di sini, bahwa pelanggaran wilayah tidak hanya terjadi dari satu negara. Tapi beberapa negara lain juga melakukan pelanggaran wilayah ke wilayah kita. Saya kira itu di Komisi I memahami, Komisi I juga mendukung pemerintah dan mendukung peningkatan pertahanan TNI dan sebagainya,” kata Prabowo.

Meski begitu, Prabowo tak menyebut negara yang melakukan pelanggaran wilayah Indonesia. Dia hanya menegaskan bahwa Pemerintah telah merespons masalah ini dengan modernisasi alutsista.

(Foto: Harits Tryan/Okezone)

“Ya, meningkatkan pertahanan tentunya ya kita perlu modernisasi alutsista, kita memperbaiki yang kita punya, supaya kita punya kemampuanlah menegakan kedaulatan kita,” ucapnya.

Sejalan dengan itu, Prabowo menegaskan kedualatan Indonesia tidak bisa ditawar. “Ya saya kira ada suatu pemahaman bersama bahwa kedaulatan itu kan memang tidak bisa ditawar menawar,” ujarnya.

Mantan Danjen Kopassus itu menegaskan bahwa membentuk pertahanan yang kuat butuh investasi. “Kita tidak bisa serta merta punya pertahanan yang kuat, tapi tentunya pemerintah harus memikirkan seluruh bangsa ya,” ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini