Soal Konflik Natuna, Ketua DPR: Kedaulatan Harga Mati, tapi Tetap Kedepankan Diplomasi

Kuntadi, Koran SI · Senin 20 Januari 2020 17:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 20 337 2155643 soal-konflik-natuna-ketua-dpr-kedaulatan-harga-mati-tapi-tetap-kedepankan-diplomasi-O0uPJemilw.JPG Ketua DPR RI, Puan Maharani bersama Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam kunker ke Yogyakarta (Foto: Okezone.com/Kuntadi)

YOGYAKARTA – Pemerintah Indonesia akan mengedepankan penyelesaian konflik perairan Natuna di Kepulauan Riau (Kepri) dengan metode diplomasi. Meski begitu, kedaulatan bangsa tetap menjadi harga mati.

“Kedaulatan bangsa adalah harga mati, tetapi kita kedepankan proses diplomasi,” ungkap Ketua DPR, Puan Maharani usai bertemu dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X di Kepatihan, Yogyakarta, Senin (20/1/2020).

Ikut hadir dalam pertemuan ini, unsur muspida di lingkungan Pemda DIY. Sementara Puan didampingi dua politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari yang duduk di parlemen Senayan yakni Idham Samawi dan Esti Wijayati. Keduanya merupakan wakil rakyat dari Dapil DIY.

Presiden Jokowi di Kepulauan Natuna

Menurut Puan, sampai saat ini presiden belum akan menambah armada pasukan penjaga perbatasan. Pemerintah kata dia akan tetap menjaga kedaulatan bangsa sambil mengedepankan diplomasi.

“Kedulatan bangsa harus sama-sama dihormati. Kita kedepankan diplomasi,” katanya lagi.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini