Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan, KPK Panggil Mantan Bupati Bengkalis

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 20 Januari 2020 12:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 20 337 2155391 usut-dugaan-korupsi-proyek-jalan-kpk-panggil-mantan-bupati-bengkalis-xwZdqTJV9H.JPG ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Mantan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan kasus dugaan korupsi proyek Multiyears Jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis.

"Yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, merupakan tersangka kasus dugaan korupsi terkait proyek multiyears pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning, Kabupaten Bengkalis. Amril diduga sebagai pihak penerima suap dan gratifikasi dari proyek multiyears di Bengkalis.

Dalam perkara ini, Amril Mukminin diduga telah menerima Rp2,5 miliar sebelum menjabat sebagai Bupati Bengkalis. Uang tersebut disinyalir untuk memuluskan anggaran proyek multiyears peningkatan Jalan Duri-Sei Pakning tahun 2017-2019.

Amril kembali menerima uang dari pihak PT CGA sebesar Rp3,1 miliar dalam bentuk dollar Singapura ketika menjabat Bupati Bengkalis. Uang tersebut diberikan pihak PT CGA ke Amril dalam rentang waktu Juni dan Juli 2017.

Terbaru, KPK juga menetapkan 10 tersangka lainnya terkait korupsi jalan di Bengkalis. Mereka adalah, Kesepuluh tersangka itu adalah, M Nasir selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Tirtha Adhi Kazmi selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Serta delapan orang kontraktor bernama Handoko Setiono, Melia Boentaran, I Ketut Surbawa, Petrus Edy Susanto, Didiet Hadianto, Firjan Taufa, Victor Sitorus dan Suryadi Halim alias Tando.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini