PKS Ngotot Ingin Bentuk Pansus Jiwasraya, Komisi VI: Lebih Efektif Melalui Panja

Fadel Prayoga, Okezone · Minggu 19 Januari 2020 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 19 337 2154952 pks-ngotot-ingin-bentuk-pansus-jiwasraya-komisi-vi-lebih-efektif-melalui-panja-aKEwm7fU0l.jpg Gedung DPR/MPR RI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI, Achmad Baidowi mengatakan pihaknya akan fokus bekerja melalui Panitia Kerja (Panja) untuk menangani kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Ia menilai jika harus membentuk panitia khusus (Pansus) seperti yang akan diperjuangkan Fraksi PKS DPR RI, maka bakal memakan waktu yang cukup lama.

"Kami di Komisi VI lebih memilih panja, untuk menguak masalah Jiwasraya dan mencari solusi," ujarnya kepada Okezone, Minggu (19/1/2020).

Politikus PPP itu mengatakan, pihaknya ingin fokus untuk menyelamatkan uang nasabah. Sebab, bagaimanapun juga yang mendapat kerugian paling besar adalah masyarakat yang berinvestasi di perusahaan pelat merah tersebut.

"Intinya bagaiamana penyelamatan uang negara dan pengembalian dana nasabah. Soal sisi pelanggaran hukumnya biarlah ditangani aparat yang saat ini tengah berproses," ujarnya.

jiwasraya

Baca Juga: Pekan Depan Kejagung Kembali Periksa Sejumlah Saksi Kasus Jiwasraya

Sebelumnya, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Byarwati menyebut partainya sudah mulai menggalang kekuatan untuk merealisasikan pembentukan pansus Jiwasraya.

"Kami sudah keliling, roadshow (ke partai-partai lain)," kata Anis dalam diskusi Polemik MNC Trijaya bertema "Jiwasraya dan Prospek Asuransi" di Hotel Ibis Tamarin, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.

Anis berpendapat, pansus adalah mekanisme terbaik untuk mengusut tuntas skandal di perusahaan plat merah itu. PKS tidak setuju jika DPR hanya menggulirkan panita kerja (panja) semata karena masalah ini sangat sistemik.

"Panja tidak cukup. Kita akan usulkan pansus. Kita akan lobi lagi. Perjuangan tiada akhir," pungkasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini