nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta Bendung Katulampa, Peninggalan Belanda yang Jadi Penentu Banjir Ibu Kota

Maulidia, Jurnalis · Minggu 19 Januari 2020 04:55 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 19 337 2154945 5-fakta-bendung-katulampa-peninggalan-belanda-yang-jadi-penentu-banjir-ibu-kota-lbGuAemwTp.jpg Bendungan Katulampa (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bendungan Katulampa yang berada di Kelurahan Katulampa, Bogor, Jawa Barat merupakan hasil peninggalan Belanda sebagai sarana irigasi yang masih digunakan hingga saat ini.

Berbicara soal Bendungan Katulampa, ada beberapa fakta menarik yang perlu diketahui. Berikut fakta-fakta dari Bendung Katulampa yang telah dirangkum Okezone dari berbagai sumber:

1. Peninggalan Kolonial Belanda

Katulampa

Salah satu bangunan bersejarah peninggalan pemerintah kolonial Belanda adalah Bendung Katulampa. Sebuah peristiwa besar yang melatarbelakangi bangunan ini salah satunya ketika Jakarta direndam banjir pada tahun 1872. Saat itu banjir merendam daerah elit Harmoni dari luapan air Sungai Ciliwung.

Rupanya, bangunan dari Bendung Katulampa yang melintang sepanjang 74 meter ini salah satu karya dari Ir. Hendrik van Breen. Ia merupakan seorang Insinyur sipil yang ahli dalam bidang pengairan, kesehatan lingkungan sekaligus guru besar Teknik Sipil Bidang Bangunan Air (Technische Hoogeschool te Bandoeng) saat ini dikenal menjadi Institut Teknologi Bandung. Pembangunan Bendung Katulampa saat itu menghabiskan biaya 80.000 gulden.

Awal berdirinya Bendung Katulampa mulai diresmikan penggunaannya pada 11 Oktober 1912 yang disahkan oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Alexander Willem Frederik Idenburg. Saat itu ia didampingi oleh para pejabat penting di masa itu. Peresmian bendungan ini dilakukan sangat meriah, yakni diiringi musik gamelan, tari-tarian, dan upacara selamatan dengan mengggunakan kepala kerbau.

2. Katulampa Mulai Dikenal Sejak 2001

Katulampa

Awal Bendung Katulampa mulai dikenal ketika Jakarta terendam banjir pada tahun 2001. Saat itu warga yang tinggal di Jakarta mengira Bendung Katulampa berfungsi sebagai bendungan yang dapat menampung banyak air. Namun, berita yang beredar mengenai isu Bendung Katulampa jebol membuat warga Jakarta sangat panik akan adanya banjir kiriman.

3. Fungsi Bendung Katulampa

Katulampa

Bendung Katulampa yang dibangun bertujuan sebagai peringatan dini atas air yang mengalir ke Jakarta sekaligus sarana irigasi lahan pada sisi kanan dan kiri dari bendungan yang mencapai 5.000 hektare.

Adapun fungsi lainnya dari Bendungan Katulampa, yakni sebagai sistem informasi dini terhadap bahaya banjir dari Sungai Ciliwung yang akan memasuki wilayah Jakarta. Data tersebut dilaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta kemudian pos pemantau ketinggian air Ciliwung di Depok, Petugas Pintu Air Manggarai, dan Pemerintah Kota Bogor. Informasi tersebut juga disebarluaskan melalui media elektronik seperti televisi, radio, dan media sosial.

4. Penentu Banjir di Ibu Kota

bendung

Bendung Katulampa berperan penting bagi warga Jakarta karena bendungan inilah merupakan 'benteng' pertama mengenai informasi tinggi muka air (TMA) dari kawasan hulu (Puncak) di aliran Sungai Ciliwung. Sehingga bisa menjadi informasi awal adanya peristiwa banjir atau tidak di Jakarta melalui debit aliran air Sungai Ciliwung.

5. Berumur Ratusan Tahun

katulampa

Usia Bendung Katulampa, rupanya sudah tidak muda lagi. Bendungan yang berawal disebut Katoelampa-Dam saat ini berusia 106 tahun yang terhitung sejak selesai diresmikan dan dibangun oleh Pemerintah Kolonial Hindia-Belanda tahun 1912.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini