Nomor Ponsel Dibajak, Ilham Bintang Jadi Korban Pembobolan Bank

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Sabtu 18 Januari 2020 23:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 18 337 2154911 nomor-ponsel-dibajak-ilham-bintang-ngaku-jadi-korban-pembobolan-bank-4s3zzvYUFc.jpg Ilham Bintang (Foto: Facebook)

JAKARTA - Wartawan Senior Ilham Bintang mengaku menjadi korban pembobolan rekening bank hingga mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Pembobolan itu diduga akibat nomor ponselnya dicuri oleh orang tak dikenal.

Ilham menceritakan kejadian tersebut dalam akun Facebook pribadinya. Dalam postingannya, Ilham menjelaskan kejadian tersebut berawal saat ia tidak mendapat jaringan di Sydney, Australia, Sabtu 4 Januari 2020.

"Saya sudah lima hari di Sydney. Pagi itu saya bertolak menuju Melbourne," kata Ilham dalam facebook-nya sebagaimana dikutip Okezone.

Ilham sadar menjadi korban pembobolan pada Senin 6 Januari 2020 siang waktu Melbourne, setelah pihak Commonwealth Bank mengkonfirmasi pembobolan itu. Bahkan pihak bank mengirimkan data transaksi Sabtu - Minggu.

"Pencuri menguras saldo saya dengan cara mentransfer ke hampir seratus rekening. Tidak masuk akal sama sekali. Menunjukkan betapa lemahnya pengawasan bank asing ini. Hasil curian leluasa dilayani transfernya seperti membayar cara pay roll gaji karyawan. Saya protes ke pihak Commbank," katanya.

Bobol

Baca Juga: Polisi Ringkus 18 Hacker Pembobol ATM Beromzet Rp500 Juta

Usut punya usut, pembobolan tersebut diawali pencurian nomor ponselnya. Ilham pun menelusuri ke pihak Indosat dan mendapat respons berupa surat resmi dari Shavira, VIP Customer Care Indosat.

"Benar, terjadi penggantian simcard 3 Januari pukul 21.02 di Gerai Indosat Bintaro Jaya Xchange. Dalam percakapan telpon, dia menyebutkan ada yang datang ke gerainya mengaku Ilham Bintang. Namun, tidak dijelaskan seperti apa mekanisme verifikasi dan validasi penggantian simcard di Indosat. Padahal, nomer kartu saya termasuk generasi awal, dipakai sejak tahun 1994," tutur Ilham.

Merasa masih ada yang janggal, Ilham meminta Shavira agar supaya menunjukkan rekaman cctv di gerai Indosat Bintaro Jaya Xchange itu. Dia meminta sejak tanggal 7 Januari, namun hingga saya tiba di Tanah Air Selasa 14 Januari, tidak ada jawaban kongkrit.

Menurut Ilham, dirinya sharing pengalaman agar semua pihak berhati-hati. "Meningkatkan kewaspadaan terhadap lemahnya perlindungan pelanggan jaringan telepon selular dan nasabah perbankan," paparnya.

Hingga ini Okezone sudah mencoba mengkonfirmasi ihwal kejadian tersebut. Namun belum ada jawaban dari Ilham.

Terpisah, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan mengaku akan melakukan pengecekan apakah ada laporan terkait kejadian yang menimpa Ilham.

"Sudah dicek, belum ada laporan resmi," kata Ferdy saat dikonfirmasi Okezone.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini