nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cegah Longsor, Pemerintah Larang Warga Bogor Kerja Jadi Penambang Liar

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Sabtu 18 Januari 2020 14:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 18 337 2154754 cegah-longsor-pemerintah-larang-warga-bogor-kerja-jadi-penambang-liar-XWs8EWRnzQ.jpg Kapolres Bogor AKBP M Joni saat memimpin penutupan lubang tambang liar di Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Foto: Humas Polda Jabar)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan mengalihkan mata pencarian warga di Kabupaten Bogor, Jawa Barat dari pekerjaan sebagai penambang liar.

Direktur Jenderal Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KSDAE-KLHK) Wiratno menegaskan, akan melarang warga di Kabupaten Bogor bekerja di pertambangan, khususnya penambangan liar.

Baca Juga: Mengenal Vetiver, Tanaman yang Bermanfaat Cegah Longsor

Menurutnya, kegiatan penambangan ilegal telah menimbulkan lubang-lubang sisa galian yang menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya banjir dan longsor di Kabupaten Bogor.

"Sesuai arahan Presiden kami kerja berpadu sinergi penutupan tambang dan pengalihan ekonomi masyarakat bukan tambang," kata Wiratno di Ruang VIP Bandara Komersial Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (18/1/2020).

Longsor di Bogor

Pengalihan ekonomi, dijelaskan Wiratno, karena warga sekitar sangat banyak menggantungkan mata pencaharian sehari-harinya sebagai penambang ilegal. "Pekerjanya banyak sekali bisa sampai 1.500 orang yang terlibat," ujar Wiratno.

Wiratno mengungkapkan, KLHK telah memiliki data soal penambangan ilegal yang terjadi di kawasan Kabupaten Bogor dan sekitarnya. Oleh sebab itu, ke depannya akan dilakukan penertiban menutup kegiatan tak resmi itu.

"Kami sudah punya data tambang ilegal yah di taman nasional maupun luar. Sudah pernah penegakan hukum penutupan tambang pada tahun 1993 dan 2019 itu sama Dirgakum tertibkan tambang," tutur Wiratno.

Baca Juga: Pencarian Tiga Korban Longsor di Sukajaya Bogor Dihentikan

Selain bahaya untuk lingkungan, kata Wiratno, kegiatan penambangan ilegal juga akan berbahaya bagi kehidupan sehari-hari untuk masyarakat sekitar. "Karena tambang berbahaya mercurinya ke mana-mana," tandas Wiratno.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini