Mahfud MD Gelar Pertemuan dengan Tokoh-Tokoh Suluh Kebangsaan

Fadel Prayoga, Okezone · Jum'at 17 Januari 2020 21:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 17 337 2154529 mahfud-md-gelar-pertemuan-dengan-tokoh-tokoh-suluh-kebangsaan-o3c61jODs8.jpg Menko Polhukam, Mahfud MD bersama tokoh suluh kebangsaan (foto: Okezone.com/Fadel)

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD menggelar pertemuan dengan beberapa tokoh bangsa, yang tergabung ke dalam Gerakan Suluh Kebangsaan di rumah dinasnya, Jalan Denpasar, Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2020) malam.

Berdasarkan pantauan Okezone, tokoh yang hadir adalah Quraish Sihab, Alwi Shihab, Romo Magnis Suseno, Imam Prasodjo, Alissa Wahib serta beberapa tokoh bangsa lainnya.

Mahfud menyebut, agenda pertemuan tersebut akan membahas tentang upaya negara dalam menjunjung tinggi sistem demokrasi, deradikalisasi dan upaya penegakkan hukum. Menurut dia, dalam mewujudkan sistem negara yang baik, maka harus mendapat dukungan dari berbagai pihak.

"Visi pemerintah ingin membuat negara baik, itu tidak usah diragukan. Saya tahu persis. Terutama presiden sangat tegas. Gebuk itu koruptor, selesaikan masalah inefeisiensi, deradikalisasi. Konsep itu tidak mudah, sehingga kita harus bersabar," ujarnya di lokasi.

 Mahfud MD

Dalam kesempatan yang sama, Quraish Sihab menjelaskan, gerakan suluh kebangsaan ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyiarkan pemahaman bahwa ideologi Pancasila itu sudah tak lagi dapat diganggu gugat oleh ideologi apapun.

"Ini yang kita hindari, ini yang kita ingin imbau agar semua sepakat pada kesepakatan kita sebagai bangsa adalah Pancasila sebagai bangsa kesepakatan kita adalah kemanusiaan yang adil dan beradab, saya kira itu," ujarnya.

Sementara itu, Romo Magnis Suseno menilai rasa toleransi itu penting dijunjung tinggi oleh segenap masyarakat Tanah Air dalam menjalani kehidupannya.

"Ada kasus-kasus intoleransi yang kita sayangkan tapi pada garis besar, toleransi Indonesia itu besar umat-umat, misalnya umat saya Kristiani itu bisa hidup dan berkomunikasi dan beribadah di mana mana tidak ada rasa takut ada kebebasan. Jadi sebenarnya Indonesia masih sangat bagus dalam hal toleransi," kata dia.

 Mahfud MD

Ia berharap rasa toleransi yang sudah terbilang baik itu dapat terus dijaga oleh masyarakat demi kedamaian yang berlangsung di Indonesia.

"Tentu kita jangan membiarkan kasus-kasus intoleransi dan mewujudkan sikap di antara kita. Umat-umat supaya bisa saling menerima saling menghormati, dan dalam ini taat kepada Alah yang menciptakan kita semua," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini