Ketua KPK Teken Surat Permohonan Penangkapan Harun Masiku

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 17 Januari 2020 20:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 17 337 2154511 ketua-kpk-teken-surat-permohonan-penangkapan-harun-masiku-MgN1ImMjdA.jpg Ketua KPK Firli Bahuri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri telah menandatangani surat permohonan agar bekas caleg PDIP Harun Masiku dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Surat itu kemudian dikirim ke Polri. 

Harun Masiku telah menjadi tersangka dalam perkara dugaan suap proses Penggantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dari PDIP. Dia diketahui berada di Singapura.

"Tadi saya sudah tandatangani terkait dengan permintaan bantuan pencarian dengan aparat penegak hukum," kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (17/1/2020).

Baca Juga: Pasca-OTT Wahyu Setiawan, Komisioner Ingatkan KPU Provinsi untuk Junjung Tinggi Integritas

Firli menegaskan, pihaknya masih mencari keberadaan Harun Masiku. Melalui surat dari KPK itu, Polri diharapkan meminta bantuan Interpol untuk menangkap Harun Masiku.

"Tetap berupaya untuk melakukan penangkapan terhadap salah satu tersangka yang sampai hari ini melarikan diri atau kami cari keberadaannya," ujar Firli.

Harun Masiku Foto: KPU

Harun pergi ke luar negeri dua hari sebelum KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wahyu Setiawan pada Rabu, 8 Januari 2020. Harun telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pemulusan proses PAW anggota DPR RI bersama tiga orang lainnya.

Ketiganya yakni, Wahyu Setiawan, mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina serta pihak swasta, Saeful.

Wahyu Setiawan dan Agustiani ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sementara Harun dan Saeful sebagai pemberi suap.

Baca Juga: Kapolri Siap Gandeng Interpol Bantu KPK Cari Harun Masiku 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini