nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolri Perintahkan Bareskrim Bentuk Tim Gabungan Usut Kasus PT Asabri

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 19:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 17 337 2154494 kapolri-perintahkan-bareskrim-bentuk-tim-gabungan-usut-kasus-pt-asabri-prDB6rRWW7.jpg Kapolri Jenderal Idham Azis (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis memerintahkan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim), membentuk tim gabungan terkait penanganan kasus dugaan korupsi di PT Asabri (Persero). Tim gabungan itu terdiri atas Direktorat Tindak Pidana Korupsi Polri, dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

"Memerintahkan Bareskrim untuk membuat tim gabungan dari Dittipikor, dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk melakukan langkah-langkah verifikasi dan penyelidikan," kata Idham di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, seperti dikutip melalui keterangan tertulis, Jumat (17/1/2020).

Baca Juga: KPK-BPK Sepakat Selidiki Bersama Dugaan Korupsi di PT Asabri 

Idham mengatakan, tim gabungan tersebut nantinya menyelidiki kasus yang melibatkan perusahaan pelat merah tersebut. Sejauh ini, pihaknya baru sampai pada tahap verifikasi.

"Tahapannya baru ke proses verifikasi, penyelidikan yang tentu saja langkah-langkah dan progresnya akan dilihat ke depan, akan dikerjakan langsung oleh tim yang dipimpin Kabareskrim," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Kementerian BUMN mengakui adanya kerugian negara sebesar Rp10,8 triliun terkait dugaan korupsi di Asabri. Namun, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo belum bisa membeberkan nilai kerugian dari sisi sahamnya karena pihaknya sedang mengkaji kasus tersebut.

Baca Juga: Dirut Asabri Bantah Ada Dugaan Korupsi, Polri: Kita Tunggu Saja 

Dirut PT Asabri

Sejumlah menteri sudah angkat bicara terkait kerugian negara yang ditimbulkan dua asuransi tersebut. Bahkan, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, akan berkoordinasi dengan Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Satu atau dua hari lagi kita akan komunikasikan langkah-langkah yang diperlukan," kata Mahfud MD.

Sementara Direktur Utama PT Asabri Sonny Widjaja menyangkal segala pemberitaan terkait korupsi yang terjadi di PT Asabri. 

"Kepada seluruh peserta Asabri, baik prajurit TNI, anggota Polri dan seluruh ASN Menhan dan Polri, saya tegaskan, saya menjamin bahwa uang kalian yang dikelola di Asabri aman. Tidak hilang, dan tidak dikorupsi," ucap Sonny.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini