nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eks Presdir Lippo Cikarang Segera Disidang Terkait Kasus Meikarta

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 18:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 17 337 2154461 eks-presdir-lippo-cikarang-segera-disidang-terkait-kasus-meikarta-22kk0dF8tE.jpg Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas penyidikan dan tersangka kasus dugaan suap perizinan proyek Meikarta, Bartholomeus Toto ke penuntutan. Mantan Presiden Direktur (Presdir) Lippo Cikarang itu akan segera disidang. 

"Hari ini dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan tersangka BTO (swasta) TPK suap terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi, ke penuntutan tahap 2," kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Dengan adanya pelimpahan tersebut, Tim jaksa penuntut umum KPK memiliki waktu 14 hari kerja ke depan untuk menyusun surat dakwaan yang kemudian dilimpahkan ke pengadilan.

"Rencana sidang akan dilakukan di PN Bandung," tutur Ali.

Baca Juga: Mantan Sekda Jabar Didakwa Terima Suap Rp900 Juta Terkait Kasus Meikarta

KPK telah menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) nonaktif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), Iwa Karniwa (IWK) sebagai tersangka pengembangan kasus dugaan suap pengurusan izin megaproyek Meikarta di Cikarang.

Iwa Karniwa diduga menerima suap Rp900 juta untuk mengurus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi yang masih berkaitan dengan proyek Meikarta.

Ilustrasi

Selain Iwa, KPK telah menetapkan mantan Presdir PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto (BTO) sebagai tersangka dalam pengembangan perkara ini.

Bartholomeus diduga bersama-sama dengan terpidana lainnya, yaitu Billy Sindoro, Henry Jasmen, Taryudi, serta Fitra Djaja Purnama berupaya meloloskan Izin Pemanfaatan Penggunaan Tanah (IPPT) terkait pembangunan proyek Meikarta.‎

Baca Juga: Pekan Depan Mantan Sekda Jabar Bakal Diseret ke Meja Hijau

Mereka diduga menyuap mantan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin sebesar Rp10,5 miliar, yang diduga berasal dari PT Lippo Cikarang. Uang tersebut untuk mengurus IPPT terkait pembangunan proyek Meikarta di Cikarang, Jawa Barat.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini