nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tim Hukum PDI Perjuangan Konsultasi ke Bareskrim soal Pemberitaan

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 17:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 17 337 2154411 tim-hukum-pdi-perjuangan-konsultasi-ke-bareskrim-soal-pemberitaan-s69adA9hAM.jpg Ketua Tim Hukum PDIP, I Wayan Sudirta, saat konsultasi ke Bareskrim Polri, Jumat (17/1/2020). (Foto : Okezone.com/Muhamad Rizky)

JAKARTA – Tim hukum PDI Perjuangan konsultasi dengan Bareskrim Polri terkait pemberitaan yang dinilai menyudutkan partai besutan Megawati Soekarnoputri.

Pemberitaan itu berkaitan dengan kasus pergantian antarwaktu (PAW) DPR RI yang melibatkan eks Caleg PDI Perjuangan Harun Masiku dan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Ketua tim hukum PDI Perjuangan, I Wayan Sudirta mengatakan, pemberitaan yang disampaikan di media massa banyak merugikan PDI Perjuangan. Salah satunya disebut-sebut menghalangi penggeledahan, padahal menurutnya tidak.

Wayan juga menilai ada upaya fitnah yang disampaikan media yakni terkait pemberitaan penyitaan satu kontainer putih dari DPP PDI Perjuangan.

"Seolah-olah di kantor PDIP ada disita satu kontainer. Tidak ada sama sekali, itu sama sekali bohong. Nah kalau bohong kami konsultasikan. Tindak pidana macam apa yang unsur-unsurnya bisa terpenuhi apakah penghinaan, atau fitnah, atau yang lain," ucapnya.

Wayan menuding ada skenario yang sengaja dilakukan sehingga menyudutkan PDI Perjuangan. Untuk itu, pihaknya menyerahkan beberapa bukti pemberitaan kepada Bareskrim Polri agar dipelajari apakah memenuhi unsur pidana.

Tim hukum PDIP sambangi Kantor Bareskrim Polri untuk melakukan audiensi. (Foto : Okezone.com/Muhamad Rizky)

"Tadi kami serahkan satu bundel bukti. Apa pertanyaan kami ke kepolisian, tolong dipelajari, tolong dilihat pasal-pasal mana yang memenuhi unsur sebagai laporan pidana," tuturnya.

Senada dengan Wayan, Wakil Ketua Tim Hukum PDI Perjuangan Teguh Samudra mengatakan banyak konten yang di-framing untuk menyudutkan PDI Perjuangan.

"Rekan-rekan sudah tahu semuanya, kontennya juga sudah tahulah, bahkan kita tahunya dari rekan-rekan yang ngisi beritanya. Ini kita konsultasikan bagaimana kok kita mendapat framing politik dari berita-berita ini. Apakah ini bisa diadukan, apakah ini memenuhi tindak pidana," tuturnya.


Baca Juga : Datangi Dewan Pers, Tim Hukum PDIP Sebut Ingin Beraudiensi

Namun, Teguh belum memastikan apakah pihaknya akan melaporkan terkait pemberitaan yang dirasa merugikan PDI Perjuangan itu. Pihaknya akan mengkaji dan membahas bersama DPP PDI Perjuangan sebelum mengambil keputusan.

"Hasilnya kita akan laporkan ke DPP, setelah itu apa yang kita lakukan nanti kita beritahu lagi. Nanti kalau sudah (pasti) lapor, saya jelaskan," ucapnya.


Baca Juga : Setelah Dewan Pers, Tim Hukum PDIP Audiensi Bersama Kabareskrim

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini