Soal Tragedi Semanggi, Mahfud MD Bakal Tanya Jaksa Agung

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 17 Januari 2020 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 17 337 2154384 soal-tragedi-semanggi-mahfud-md-bakal-tanya-jaksa-agung-qT2YOFmgAN.jpg Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto : Okezone.com/Fahreza Rizky)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD akan bertanya ke Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin terkait pernyataan peristiwa Semanggi I dan II bukan pelanggaran berat hak asasi manusia (HAM).

"Nanti ke Jaksa Agung ya biar ndak memberi keterangan beda-beda, nanti saya tanya juga," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Sebelumnya, Jaksa Agung Sinitiar Burhanuddin mengatakan peristiwa Semanggi I dan II bukanlah pelanggaran berat HAM. Hal tersebut dikatakan dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, kemarin.

"Peristiwa Semanggi I, Semanggi II, telah ada hasil rapat paripurna DPR RI yang menyatakan bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan pelanggaran HAM berat," kata Burhanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 16 Januari 2020.

Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin. (Foto: Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

Kendati demikian, Burhanuddin tidak menjelaskan secara detail kapan rapat paripurna DPR yang menyatakan dua peristiwa itu tidak masuk kategori pelanggaran berat HAM.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan pernyataan Jaksa Agung tersebut adalah statement politik dan bukan keputusan hukum. Komnas HAM meminta Jaksa Agung mengambil keputusan hukum jika meyakini keputusan tersebut.


Baca Juga : Jaksa Agung: Peristiwa Semanggi Bukan Pelanggaran HAM Berat

"Kalau itu diyakini oleh Jaksa Agung, ya silakan saja diputusan dengan keputusan hukum. Tentu saja korban dan publik akan bereaksi atas itu. Komnas juga," kata Anam saat dihubungi Okezone.


Baca Juga : Jaksa Agung Sebut Peristiwa Semanggi Bukan Pelanggaran HAM Berat, DPR Siap Berdialog

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini