nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Keraton Agung Sejagat, Kemendagri: Jangan-Jangan Orang Kurang Waras

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 16:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 17 337 2154383 kasus-keraton-agung-sejagat-kemendagri-jangan-jangan-orang-kurang-waras-bniRHCkBeo.jpg Keraton Agung Sejagat mengklaim miliki aset seluruh dunia (Foto: Ist)

JAKARTA - Dalam beberapa waktu terakhir masyarakat dihebohkan dengan kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. Kekinian, pimpinan kerajaan tersebut sudah diringkus polisi. Mereka adalah Toto Santosa Hadiningrat dan Dyah Gitarja.

Belum mereda rasa kaget masyarakat, media sosial kembali dihebohkan dengan kemunculan Sunda Empire. Komunitas tersebut mengklaim pemerintahan dunia akan berakhir pada 15 Agustus 2020.

Merespons itu, Kemendagri menduga aktor yang terlibat dalam komunitas tersebut kurang waras. Alhasil, mereka mendirikan organisasi yang berorientasi menyimpang.

"Harus dicek betul jangan-jangan orang kurang sehat, orang kurang waras, jangan-jangan orang kurang waras anda respons habis-habisan," kata Kapuspen Kemendagri, Bahtiar di Gedung Kemendagri, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Bahtiar berujar, mengelola organisasi kemasyarakatan haruslah sesuai dengan hukum dan norma yang berlaku. Jangan sampai melakukan penyalahgunaan yang dibungkus kegiatan organisasi.

Baca Juga: Guru Besar Undip Ragukan Klaim Raja Keraton Agung Sejagat

"Jangan dibungkus misal misi sosial mungkin nanti ada soal penipuan, pidana, dan lain-lain, jadi indikasinya ada penyalahgunaan berorganisasi," jelasnya.

"Jadi, masyarakat kita harus diberi wawasan pendidikan jangan mudah percaya hal-hal seperti itu," sambung dia.

Terkait penanganan Keraton Agung Sejagat, Kemendagri menyerahkan proses hukumnya kepada kepolisian.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini