nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Layangkan Surat Panggilan ke Rumah Harun Masiku

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 17 Januari 2020 14:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 17 337 2154277 kpk-layangkan-surat-panggilan-ke-rumah-harun-masiku-JDZPQV0HfM.jpg Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap Harun Masiku, dalam kasus dugaan suap proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR RI.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengungkapkan, dalam pemanggilan tersebut pihaknya sudah melayangkan surat ke rumah Harun Masiku. Rumah politikus PDIP itu berada di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan.

"Memanggil sebagai tersangka ke alamat tempat tinggalnya di daerah kebayoran Jakarta," kata Ali saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Menurut Ali, upaya pemanggilan ini merupakan strategi lain untuk menghadirkan Harun dalam proses hukum tersebut. Mengingat, sampai saat ini, kabarnya Harun masih berada di Singapura.

"Di samping upaya pencarian oleh KPK dan melalui bantuan penangkapan kepada Polri juga melalui persuasif dengan cara imbauan untuk menyerahkan diri," papar Ali.

KPK

Baca Juga: Tersangka Suap Komisioner KPU Harun Masiku Masih 'Berkeliaran' di Singapura

Diketahui sebelumnya, Harun pergi ke luar negeri bertepatan dua hari sebelum KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wahyu Setiawan pada Rabu, 8 Januari 2020.

Harun telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR oleh KPK. Harun ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya.

Ketiganya yakni Wahyu Setiawan, Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina serta pihak swasta, Saeful.

Wahyu Setiawan dan Agustiani ditetapkan sebagai pihak penerima suap. Sedangkan Harun dan Saeful merupakan pihak yang memberikan suap.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini