nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Janji Kembangkan Kasus Suap Wahyu Setiawan Meski Harun Masiku Buron

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 17 Januari 2020 11:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 17 337 2154159 kpk-janji-kembangkan-kasus-suap-wahyu-setiawan-meski-harun-masiku-buron-l0NZAMaHm0.jpg Gedung KPK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan terus mengusut kasus dugaan suap proses Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dari PDIP, meskipun sampai kini tersangka Harun Masiku masih buron dan belum ditangkap.

"Kami tetap bekerja menyelesaikan perkara itu," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jakarta, Jumat (16/1/2020).

Ali menjelaskan, tim penyidik telah memiliki bukti permulaan yang cukup untuk mengusut dan mengembangkan kasus ini. Apalagi, kata Ali, tim penyidik telah mengumpulkan bukti-bukti baru dari penggeledahan dan penyitaan di sejumlah lokasi beberapa waktu yang lalu.

Menurut Ali, bukti-bukti tersebut nantinya akan didalami melalui pemeriksaan para saksi dan tersangka, sehingga pengembangan perkara ini tetap berjalan.

"Bisa (dikembangkan). Kami yakin itu bisa dilakukan, karena kami cukup mengantongi dari bukti permulaan cukup itu bisa kami kembangkan lebih jauh ketika nanti saksi-saksi yang dihadirkan yang kemudian mengonfirmasi dokumen-dokumen itu. Kami yakin bisa selesai," papar Ali.

ali

Baca Juga: Tersangka Suap Komisioner KPU Harun Masiku Masih 'Berkeliaran' di Singapura

Harun, caleg PDIP kabur ke luar negeri dua hari sebelum KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wahyu Setiawan pada Rabu, 8 Januari 2020.

Harun telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap pemulusan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR oleh KPK. Harun ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya.

Ketiganya yakni Wahyu Setiawan, mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina serta pihak swasta, Saeful.

Wahyu Setiawan dan Agustiani diduga sebagai penerima suap. Sedangkan Harun dan Saeful diduga yang memberikan suap.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini