nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Ideal Simpan Dokumen Penting agar Tidak Rusak Kena Banjir

Jum'at 17 Januari 2020 09:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 17 337 2154097 cara-ideal-simpan-dokumen-penting-agar-tidak-rusak-kena-banjir-LFwcpDKxwG.jpg Petugas ANRI melakukan perbaikan dokumen penting korban banjir. (Foto: BBC News Indonesia)

JAKARTA - Banjir besar melanda kawasan DKI Jakarta dan sekitarnya pada awal tahun 2020. Berbagai kerugian pun diderita masyarakat akibat musibah ini. Salah satunya adalah kerusakan dokumen-dokumen penting.

Namun kini, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) membuka pendaftaran perbaikan dokumen penting bagi para korban banjir.

Baca juga: Ratusan Korban Banjir Daftar Perbaikan Dokumen Penting ke ANRIĀ 

Perbaikan dokumen penting korban banjir di ANRI. (Foto: BBC News Indonesia)

Melalui layanan restorasi arsip keluarga ini ANRI berharap tidak hanya membantu publik memperbaiki dokumen, tapi juga mengedukasi pentingnya perawatan dan penyimpanan data-data pribadi.

Lalu yang menjadi pertanyaan, seperti apa cara ideal paling sederhana untuk menyimpan dokumen pribadi? Jawabannya adalah metode enkapsulasi.

"Enkapsulasi lebih aman. Jika terjadi bencana, arsipnya bisa direstorasi. Kalau laminating, dokumen tidak bisa dibuka, apalagi direstorasi," ujar Kasubdit Restorasi Arsip ANRI Anak Agung Gde Sumardika, mengutip dari BBC News Indonesia, Jumat (17/1/2020).

Ia mengatakan, lembaganya terus berusaha memopulerkan pengarsipan dokumen pribadi secara mandiri.

Enkapsulasi disebutnya berbiaya murah dan mudah dilakukan. Metode ini memerlukan perlengkapan yang dapat dibeli masyarakat, antara lain kertas polyster, selotip dobel, pemotong kertas, dan penggaris.

Program perbaikan dokumen korban banjir Jabodetabek dilakukan seiring layanan restorasi arsip keluarga (laraska) oleh ANRI. Pelayanan ini dibuka sepanjang tahun dan gratis.

Sayangnya, Agung menyebut layanan tersebut hanya berlaku di Kantor Pusat ANRI di Jakarta Selatan. Belum setiap pemerintahan daerah menggelar program yang sama untuk korban bencana alam.

Perbaikan dokumen penting korban banjir di ANRI. (Foto: BBC News Indonesia)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini